Informasi Masjid, Mushola dan Pondok Pesantren di KAB. PELALAWAN

Temukan Masjid Raya, Masjid Agung, Masjid Besar, Masjid Jami, Masjid Umum, Masjid Bersejarah, Masjid Kampus/Sekolah, Masjid Perumahan, Masjid di Mall/Pasar, Masjid Pesantren, Masjid Kantor, Mushola, Pondok Pesantren di KAB. PELALAWAN

Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (Agama) Allah dan janganlah kamu bercerai berai

Qs Ali Imran : 103

Tentang KAB. PELALAWAN

Kabupaten Pelalawan adalah sebuah kabupaten yang berada di Provinsi Riau, Indonesia. Ibu kota kabupaten Pelalawan berada di Pangkalan Kerinci. Kabupaten ini merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Kampar. Jumlah penduduk kabupaten ini pada akhir tahun 2023 berjumlah 422.445 jiwa, dengan luas wilayah 13.067,29 km², dan kepadatan penduduk 32 jiwa/km2.

Kabupaten Pelalawan dengan luas 13.067,29 km², dibelah oleh aliran Sungai Kampar, serta pada kawasan ini menjadi pertemuan dari Sungai Kampar Kanan dan Sungai Kampar Kiri. Kabupaten Pelalawan memilik beberapa pulau yang relatif besar yaitu: Pulau Mendol, Pulau Serapung dan Pulau Muda serta pulau-pulau yang tergolong kecil seperti: Pulau Tugau, Pulau Labuh, Pulau Baru Pulau Ketam, dan Pulau Untut.

Struktur wilayah merupakan daratan rendah dan bukit-bukit, dataran rendah membentang ke arah timur dengan luas wilayah mencapai 93 % dari total keseluruhan. Secara fisik sebagian wilayah ini merupakan daerah konservasi dengan karakteristik tanah pada bagian tertentu bersifat asam dan merupakan tanah organik, air tanahnya payau, kelembaban dan temperatur udara agak tinggi.

Kabupaten Pelalawan merupakan pemekaran Kabupaten Kampar, yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 53 Tahun 1999. Pada awalnya terdiri atas 4 wilayah kecamatan, yakni: Langgam, Pangkalan Kuras, Bunut, dan Kuala Kampar. Kemudian setelah terbit Surat Dirjen PUOD No.138/1775/PUOD tanggal 21 Juni 1999 tentang pembentukan 9 (sembilan) Kecamatan Pembantu di Provinsi Riau, maka Kabupaten Pelalawan dimekarkan menjadi 9 (sembilan) kecamatan, yang terdiri atas 4 kecamatan induk dan 5 kecamatan pembantu, tetapi berdasarkan SK Gubernur Provinsi Riau No. 136/TP/1443, Kabupaten Pelalawan dimekarkan kembali menjadi 10 (sepuluh) kecamatan. Namun, setelah terbitnya Peraturan Daerah Kabupaten Pelalawan Nomor 06 Tahun 2005, maka Kabupaten Pelalawan terdiri atas 12 kecamatan.

Kabupaten Pelalawan memiliki 12 kecamatan, 14 kelurahan dan 104 desa. Luas wilayahnya mencapai 12.758,45 km² dan jumlah penduduk 365.817 jiwa (2017) dengan sebaran 29 jiwa/km².

Jumlah penduduk kabupaten Pelalawan tahun 2022 adalah 411.926 jiwa, dimana laki-laki 212.563 jiwa dan perempuan 199.363 jiwa. Penduduk aslinya terdiri dari suku Melayu (baik Melayu Pelalawan maupun Melayu Petalangan/orang darat) yang biasa juga disebut sebagai Melayu darat/Melayu daratan/Melayu Riau daratan. Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri tahun 2022, mayoritas penduduk kabupaten Pelalawan memeluk agama Islam yakni 329.751 jiwa (80,05%) kemudian Kekristenan sebanyak 79.852 jiwa, dengan rincian Protestan sebanyak 73.156 jiwa (17,76%) dan Katolik sebanyak 6.696 jiwa (1,63%). Selebihnya beragama Buddha yakni 2.176 jiwa (0,53%), kemudian Hindu 71 jiwa (0,01%), Konghucu dan kepercayaan 76 jiwa (0,01%).

Sektor industri saat ini merupakan sektor utama dalam perekonomian Pelalawan. Besarnya kontribusi sektor industri mencapai 51,41% dari total PDRB tahun 2012. Selain itu, perekonomian Pelalawan juga didukung oleh sektor pertambangan. Ada dua jenis tambang yang ada di Kabupaten Pelalawan, yaitu minyak bumi dan gas bumi. Pada tahun 2012, produksi minyak bumi mencapai 572,69 ribu barrel dan gas bumi mencapai 5.716,76 ribu mscf.

Pada kabupaten ini terletak Kawasan Industri Kampar yang di dalamnya berdiri perusahaan bubur kertas dan produk kertas yaitu PT Riau Andalan Pulp and Paper. Di daerah kabupaten Pelalawan terdapat beberapa perusahaan perkebunan besar yang dominan dimiliki oleh pengusaha-penguasa yang bukan berasal dari riau seperti sinarmas dan RGE. Disamping itu perusahaan-perusahaan perkebunan sawit di Pelalawan bukan hanya dimiliki oleh pengusaha asal indonesia saja, bahkan ada juga dari negara-negara lain seperti malaysia.

Berita dari Masjid

Artikel pilihan untuk peningkatan pengetahuan dan berbagi dari seluruh masjid di Indonesia.