AR-ROHIM
Kp. Susukan Desa Bungur Mekar, Sajira , Kabupaten Lebak, Banten
AR-ROHIM
Sampai saat ini, sumber sejarah yang menginformasikan proses penyebaran agama Islam di Kabupaten Lebak sangatlah sedikit. Namun demikian, patut diduga bahwa masa awal penyebaran agama Islam di Kabupaten Lebak terkait erat dengan upaya Maulana Yusuf melebarkan kekuasaan Banten ke daerah pedalaman. Cerita tentang masyarakat Baduy dan kaolotan merupakan salah satu petunjuk tentang masuknya Islam ke daerah Kabupaten Lebak. Dalam Babad Banten diceritakan bahwa setelah berhasil mengalahkan penguasa Banten Girang dan mengislamkan penduduknya, Sunan Gunung Jati dan Hasanuddin melanjutkan penyebaran Islam ke Gunung Pulosari. Tempat ini berada di sebelah selatan Banten Girang tempat persemayaman 800 ajar. Seluruh ajar yang didatangi oleh Sunan Gunung Jati dan Hasanudin dapat diislamkan bahkan semuanya menjadi pengikut Hasanuddin ketika Kesultanan Banten berdiri.Dalam menyebarkan ajaran Islam kepada penduduk pribumi, Hasanuddin menggunakan cara-cara yang dikenal oleh masyarakat setempat, seperti menyabung ayam ataupun mengadu kesaktian. Diceritakan dalam sumber local bahwa dalam acara menyabung ayam di Gunung Lancar yang dihadiri oleh banyak pembesar negeri, dua orang ponggawa Pajajaran, yakni Mas Jong dan Agus Jo, yang disebut juga Ki Jongjo, menyatakan diri memeluk agama Islam dan bersedia menjadi pengikut Hasanuddin.Ketika Maulana Yusuf berkuasa atas tahta Banten, ia melanjutkan penyebaran agama Islam ke daerah pedalaman dengan berupaya menaklukan pusat kekuasaan Kerajaan Sunda. Usaha itu berhasil dilakukan oleh Maulana Yusuf yang ditandai dengan penaklukan Pakuan Pajajaran pada 1579. Para pembesar atau pengikut setia Raja Sunda yang tidak mau memeluk Islam melarikan diri ke pedalaman Banten Selatan. Dalam kondisi seperti inilah, diduga agama Islam masuk dan menyebar ke Banten Selatan (Kabupaten Lebak).Konon diceritakan bahwa untuk menyebarkan agama Islam ke Banten Selatan, Sultan Banten berencana hendak mendirikan masjid agung kesultanan di daerah yang sekarang bernama Susukan, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak.Rencana Sultan Banten itu tidak terlaksana dengan baik karena penduduk setempat tidak secara penuh membantunya. Meskipun demikian, untuk keperluan penyebaran Islam, Sultan Banten tetap membangun sebuah mesjid yang kemudian dikenal dengan nama Masjid Susukan, karena memang letaknya tidak terlalu jauh dari susukan (sungai). Selain itu, Sultan Banten pun mengeluarkan ancaman kepada penduduk setempat bahwa barangsiapa menentang Islam, ia akan gila seperti anjing edan.Dengan berdirinya Masjid Susukan ini, diduga agama Islam menyebar dari daerah ini ke berbagai penjuru Kabupaten Lebak.Sejak berdiri Kesultanan Banten, para sultan Banten terus berusaha menyebarkan ajaran agama Islam ke seluruh wilayah kesultanan di Karesidenan Lebak. Proses islamisasi ditempuh melalui dua jalur, yaitu melalui Rangkasbitung dan jalur Sajira. Penyebaran Islam melalui jalur Sajira itu juga dimaksudkan untuk menaklukkan Kerajaan Sunda.Berdasarkan cerita rakyat, di Sajira tepatnya di Kampung Sasaka atau saat ini dikenal dengan nama Kampung Susukan, pasukan Kesultanan Islam Banten menjadikan tempat itu sebagai salah satu pusat pertahanan tentara Kesultanan Islam Banten.Untuk di Kampung Susukan inilah, pasukan Kesultanan Islam Banten yang terdiri atas pasukan perang dan para intelijen membagun permukiman serba guna untuk markas militer, gudang senjata, dan gudang logistik.Di samping membangun markas serbaguna, pasukan Kesultanan Islam Banten pun membangun masjid, dan konon merupakan masjid pertama di Kabupaten Lebak.Dalam buku profil masjid bersejarah di Banten yang diterbitkan Bidang Penamas Kantor Wilayah Kementerian Agama Banten, Masjid Susukan berada di Kampung Susukan, pinggir Sungai Ciberang. anak Sungai Ciujung. Dalam buku itu disebutkan, menurut cerita masyarakat setempat, pada masa Kesultanan Banten sekitar 1579, utusan dari Sultan Hasanuddin menyusuri Sungai Ciberang. Saat itu sungai dijadikan alat transportasi perdagangan, sehingga mereka singgah di Susukan dan mendirikan masjid. Empat tiang ini yang dibuat oleh Sultan Hasanuddin dengan beralaskan batu karang. Keempat batu tersebut ditanam di bawah tiang.Dibangun semalamMasjid tersebut dibangun pada malam hari sehingga tidak selesai dengan sempurna. Hanya empat tiang dengan alas batu karang. Kemudian masjid tersebut disempurnakan oleh masyarakat yang sudah menganut ajaran Islam. Di bagian depan masjid memiliki ruang khusus untuk kegiatan keagamaan dengan ukuran panjang 9 meter dan lebar 4 meter sebagai majlis taklim pengajian mingguan. Disebutkan pula, berdasarkan hasil wawancara, bahwa Masjid Susukan adalah yang tertua di Kabupaten Lebak untuk menyebarkan ajaran agama Islam ke Banten Selatan. Sultan Hasanuddin berencana mendirikan Masjid Agung Kesultanan di daerah yang sekarang bernama Susukan. Namun, rencana tersebut tidak terlaksana karena penduduk tidak membantu secara penuh. Akhirnya, Sultan Banten mengeluarkan ancaman atau kutukan kepada penduduk setempat bahwa barang siapa menentang Islam, akan menjadi gila seperti anjing gila dan barang siapa yang akan bercocok tanam akan susah mendapatkan air.Seorang tokoh Kampung Susukan, H. Munir menyatakan, nama masjid yang konon merupakan masjid pertama di Kabupaten Lebak itu bernama ‘ Ar-Rohim”.Menurut dia, berdasarkan cerita para orang tua kampung, pembangunan Masjid Ar-Rohim itu hanya berlangsung satu malam. Menurut cerita, pada malam itu sebenarnya masjid yag berhasil dibangun empat buah termasuk masjid Ar-Rohim. Kondisi Masjid Ar-Rohim di Kampung Susukan, kini sudah berubah total. Hanya batu sempur penopang bangunan masjid ini yang masih ada, meski sudah terkubur tanah
Rumah Allah, Pusat Komunitas
Masjid bukan sekadar tempat sholat — ia adalah pusat peradaban Islam, tempat ilmu disebarkan, persaudaraan dijalin, dan jiwa disucikan bersama.
Waktu Sholat di AR-ROHIM
Dihitung berdasarkan koordinat GPS AR-ROHIM — bukan jadwal kota umum. Akurat untuk lokasi masjid ini.
| JUNI 2026 (15 DZUL HIJJAH 1447 s.d. 14 MUHARRAM 1448 ) | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| AR-ROHIM — (6° 29' 15.68" LS 106° 21' 31.78" BT GMT+7) Koordinat masjid | |||||||
| Tgl Masehi | Tgl Hijriah | Imsak | Shubuh | Dhuhur | Ashar | Maghrib | Isya' |
| 1 Juni 2026 | 04:38 | 11:56 | 15:16 | 17:49 | 19:02 | ||
| 2 Juni 2026 | 04:39 | 11:57 | 15:17 | 17:49 | 19:02 | ||
| 3 Juni 2026 | 04:39 | 11:57 | 15:17 | 17:49 | 19:02 | ||
| 4 Juni 2026 | 04:39 | 11:57 | 15:17 | 17:49 | 19:02 | ||
| 5 Juni 2026 | 04:39 | 11:57 | 15:17 | 17:49 | 19:03 | ||
| 6 Juni 2026 | 04:39 | 11:57 | 15:17 | 17:49 | 19:03 | ||
| 7 Juni 2026 | 04:39 | 11:58 | 15:17 | 17:49 | 19:03 | ||
| 8 Juni 2026 | 04:40 | 11:58 | 15:18 | 17:49 | 19:03 | ||
| 9 Juni 2026 | 04:40 | 11:58 | 15:18 | 17:50 | 19:03 | ||
| 10 Juni 2026 | 04:40 | 11:58 | 15:18 | 17:50 | 19:03 | ||
| 11 Juni 2026 | 04:40 | 11:58 | 15:18 | 17:50 | 19:04 | ||
| 12 Juni 2026 | 04:40 | 11:58 | 15:18 | 17:50 | 19:04 | ||
| 13 Juni 2026 | 04:41 | 11:59 | 15:18 | 17:50 | 19:04 | ||
| 14 Juni 2026 | 04:41 | 11:59 | 15:19 | 17:50 | 19:04 | ||
| 15 Juni 2026 | 04:41 | 11:59 | 15:19 | 17:51 | 19:05 | ||
| 16 Juni 2026 | 04:41 | 11:59 | 15:19 | 17:51 | 19:05 | ||
| 17 Juni 2026 | 04:41 | 12:00 | 15:19 | 17:51 | 19:05 | ||
| 18 Juni 2026 | 04:42 | 12:00 | 15:20 | 17:51 | 19:05 | ||
| 19 Juni 2026 | 04:42 | 12:00 | 15:20 | 17:51 | 19:05 | ||
| 20 Juni 2026 | 04:42 | 12:00 | 15:20 | 17:52 | 19:06 | ||
| 21 Juni 2026 | 04:42 | 12:00 | 15:20 | 17:52 | 19:06 | ||
| 22 Juni 2026 | 04:43 | 12:01 | 15:20 | 17:52 | 19:06 | ||
| 23 Juni 2026 | 04:43 | 12:01 | 15:21 | 17:52 | 19:06 | ||
| 24 Juni 2026 | 04:43 | 12:01 | 15:21 | 17:53 | 19:06 | ||
| 25 Juni 2026 | 04:43 | 12:01 | 15:21 | 17:53 | 19:07 | ||
| 26 Juni 2026 | 04:43 | 12:02 | 15:21 | 17:53 | 19:07 | ||
| 27 Juni 2026 | 04:44 | 12:02 | 15:21 | 17:53 | 19:07 | ||
| 28 Juni 2026 | 04:44 | 12:02 | 15:22 | 17:53 | 19:07 | ||
| 29 Juni 2026 | 04:44 | 12:02 | 15:22 | 17:54 | 19:08 | ||
| 30 Juni 2026 | 04:44 | 12:02 | 15:22 | 17:54 | 19:08 | ||
Gambar dibuat otomatis · Klik untuk membuka
Ingatkan jamaah agar sholat tepat waktu
Kirim jadwal AR-ROHIM ke grup WA, atau unduh gambarnya untuk kamu post ke Instagram Stories — langsung dari halaman ini.
Untuk IG Stories: unduh gambar → buka Instagram → unggah ke Stories → "Add to Story"
Tampilan Widget
Update otomatis setiap hari
Pasang widget ini di website masjidmu — jadwal sholat tampil otomatis setiap hari, tanpa perlu update manual. Cukup salin satu baris kode.
Salin kode ini, tempelkan di halaman website kamu:
Sesuaikan ukuran:
— QS. An-Nisa: 103
Arah Kiblat
Hadapkan Dirimu ke Arah Ini Sebelum Sholat
Arah kiblat dihitung dari koordinat menuju Ka'bah di Masjidil Haram, Makkah (21.4225°LU, 39.8262°BT).
106° 21' 31.78" BT
Kira-kira ke arah barat laut dari .
🟢 Jarum hijau = arah Ka'bah
Aktifkan kompas untuk rotasi otomatis
Lokasi & Arah
Temukan alamat lengkap dan petunjuk arah menuju AR-ROHIM
AR-ROHIM
Pengurus berganti — data keuangan harusnya tidak ikut hilang.
Ribuan DKM kehilangan catatan kas, laporan, dan daftar donatur saat pergantian pengurus. Taqmir menyimpan semua riwayat secara digital dan aman.
Pelajari Taqmir
Wujudkan Masjid Digital
yang Profesional & Terpercaya
Ribuan jamaah mencari informasi masjid secara online setiap hari. Pastikan AR-ROHIM hadir secara digital — dengan jadwal sholat akurat, pengumuman kegiatan, dan donasi online yang transparan. Semuanya gratis, dan aktif hanya dalam 1×24 jam.
Form klaim diisi di app.taqmir.com · Verifikasi & persetujuan oleh tim admin Taqmir · Proses aman & terenkripsi
Pengurus berganti — data keuangan harusnya tidak ikut hilang.
Ribuan DKM kehilangan catatan kas, laporan, dan daftar donatur saat pergantian pengurus. Taqmir menyimpan semua riwayat secara digital dan aman.
Jadikan masjid ini favoritmu. Dapatkan notifikasi jadwal, kegiatan, dan pengumuman penting langsung ke akunmu.
Masuk untuk Mengikuti0 jamaah mengikuti masjid ini
Hubungi pengurus AR-ROHIM langsung — tanya jadwal, info kegiatan, atau sampaikan saran.
AR-ROHIM?
Ulasan nyata dari jamaah yang pernah berkunjung
Belum Ada Ulasan
Jadilah yang pertama berbagi pengalamanmu di AR-ROHIM.
Ulasanmu sangat berarti bagi jamaah lain! 🤲
Pertanyaan tentang
AR-ROHIM
Jawaban atas hal-hal yang sering ditanyakan jamaah — tentang jadwal, donasi, galeri, dan cara ikut berkontribusi.
❓ Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
📖 Kenali Lebih Dalam
Ada yang ingin kamu tanyakan langsung kepada pengurus AR-ROHIM?
Kirim pesan — pengurus akan membalas ke nomor WhatsApp yang kamu cantumkan.
Tanyakan jadwal, kegiatan, info masjid, atau sampaikan saran dan masukan langsung ke pengurus AR-ROHIM.
Pesanmu langsung diterima pengurus masjid.