Logo AL-KAUTSAR

AL-KAUTSAR

Jl. Abdullah Silondae Kec.Mandonga, Kota Kendari, Mandonga , Kota Kendari, Sulawesi Tenggara

Berdiri 1982 ±7.000 Jamaah
Tentang Masjid

AL-KAUTSAR

Pembangunan Masjid Raya Al - Kautsar Kendari melalui proses yang tergolong lama. Inisiatif pertama kali berawal dari Gubernur ke – 3 Brigjend H. Edy Sabara yang memerintah mulai 19 Oktober 1966 sampai dengan 1 April 1967 sebagai caretaker, kemudian 1 April 1967 sampai dengan 24 April 1967 menjadi penjabat gubernur, 24 April 1967 sampai dengan 29 Nopember 1972 sebagai gubernur, menjadi penjabat gubernur 19 Juni 1978 dan kemudian menjadi penjabat lagi pada 12 Oktober 1981 sampai dengan 23 September 1982. Beliau yang dikenal sebagai peletak dasar-dasar pembangunan Provinsi Sulawesi Tenggara menghendaki supaya Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki masjid yang megah. Ide beliau sejalan dengan aspirasi masyarakat yang menginginkan agar Sulawesi Tenggara memiliki sebuah masjid besar supaya dapat dijadikan sebagai kebanggaan seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara. Kehadiran masjid berskala besar tidak hanya bertujuan untuk menjadi tempat ibadah, tetapi juga untuk pusat kegiatan siar Islam di Sulawesi Tenggara.Beliau melontarkan gagasan pembangunan masjid besar bersamaan dengan pembangunan Kantor Gubernur yang kini menjadi Kantor Walikota Kendari, Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara yang kini menjadi Kantor Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara. Gagasan pembangunan masjid besar juga datang dari masyarakat. Mereka yang menggagas, yaitu Kapten Haruddin Thalib imam Masjid ”Askarya” terletak di atas tanah yang dikuasai oleh Komando Resort Militer 143 Haluoleo. Sang imam terpesona oleh keindahan Teluk Kendari yang terlihat jelas setiap selesai sholat di masjid tersebut, sehingga gagasan tersebut disampaikan kepada Kolonel Adi Mangilep Komondan Resort Militer 143 Haluoleo. Sang komandan menyatakan bahwa tanah tersebut merupakan milik TNI Angkatan Darat. Sang imam juga menawarkan gagasan tersebut kepada K.H. Baedawie Kepala Kantor Departemen Agama Propinsi Sulawesi Tenggara. K.H. Baedawie merespon dan melapor kepada Brigjen Edy Sabara Gubernur Sulawesi Tenggara dan Brigjen Edy Sabara menyampaikan kepada Mayjen Endang Sukma Panglima Komando Daerah Militer Hasanuddin di Ujung Pandang.Namun gagasan pembangunan masjid Raya Al- Kautsar tidak sampai terealisasi hingga Brigjend H. Edy Sabara mengakhiri jabatannya, kecuali persiapan tanah yang ditempati masjid ”Askariyah” milik Korem 143 Haluoleo yang dibina oleh Kepala Staf Korem 143 Haluoleo dan imam Kapten Haeruddin Thalib. Masjid tersebut berukuran 9 x 9 m2. Tanah tersebut diserahkan oleh Panglima Kodam Hasanuddin pada masa pemerintahan Gubernur ke – 4 Drs. H. Abdullah Silondae yang menggantikan Brigjend H. Edy Sabara. Sebagian tanah merupakan rawa-rawa.Gubernur Drs. H. Abdullah Silondae (23 Juni 1978 - 3 Nopember 1981) tidak sampai mengawali pembangunan masjid, karena meninggal dunia sebelum berakhir masa jabatannya, kecuali gagasan supaya pembangunan diteruskan. Rencana tersebut diawali oleh pembentukan panitia dengan susunan : Ketua Umum Brigjen H. Arifin Sugianto Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara dan Ketua Pelaksana Drs. H. La Ode Kaimoeddin Ketua Bappeda Propinsi Sulawesi Tenggara. Rapat pertama panitia dimulai dengan pemberian nama masjid yang kelak dibangun. Pemberian nama diwarnai oleh 2 (dua) pihak dengan argumentasi masing-masing. Pihak yang diwakili oleh Kakanwil Agama Propinsi Sulawesi Tenggara K.H. Baedawie dan Kepala Bagian Tata Usahanya K.H. Munir menyarankan supaya masjid yang akan dibangun diberi nama Masjid Agung ”Al-Kautsar”, sedangkan pihak lain yang diwakili oleh Kapten Haeruddin Thalib menyarankan supaya diberi nama Baidul Zaman. Al – Kautsar menurut K.H. Baedawie adalah memberikan kebanyakan yang banyak kepada manusia, sedangkan Baidul Zaman menurut Kapten Haeruddin Thalib hanyalah sebuah nama orang yang dianggap berjasa sebagai raja di Pulau Muna. Rapat diakhir dengan voting dan hasil terbanyak diraih oleh Al-Kautsar, sehingga nama Al-Kautsar ditetapkan sebagai nama masjid yang akan dibangun.Ide pembangunan masjid Raya direalisasikan oleh Gubernur ke – 5, Ir. H. Alala yang memangku jabatan mulai tanggal 23 September 1982 sampai dengan 23 Desember 1992. Gubernur Ir. H. Alala mengawali pembangunan Masjid dengan mendirikan Yayasan Masjid Agung Al – Kautsar Kendari bersama-sama dengan Drs. H. La Ute, Drs. Paroro Anime Bidjunuddin, Deliar Arifin, SE dan Drs. Muhammad Yunus. Akta Yayasan Masjid Agung Al – Kautsar Kendari ditandatangani oleh Ny. Rachmatiah Hambu, SH sebagai Notaris dan Penjabat Pembuat Akta Tanah di Kendari, Hari Jum’at Nomor 13 tanggal 13 Desember 1985.Pengurus Yayasan yang pertama terdiri : Ketua Umum: Ir. H. Alala, Wakil Ketua Umum : H. Madjied Joenoes, Ketua Harian : Drs. H. La Ute, Sekretaris : Drs. Paroro Anime Bidjunuddin, Wakil Sekretaris H. La Ode Wahid, BA, Bendahara : Deliar Arifin, SE, Wakil Bendahara Drs. La Sambo Ntewo, Anggota-anggota terdiri : 1. Bahtiar. S, Sudjatmiko, Alimuddin, SH, Sunarjo, Drs. H. A. Djabar Abu, Drs. La Aowu, Paladengi Daeng Napu, Drs. Muhammad Yunus, H. Latjinta, H. Muhammad Thayeb Dioe, dan Ir. Raden Mas Ridho Susilo. Tugas panitia diawali oleh perluasan tanah. Tanah yang semula hanya milik Komando Resort Militer 143 Haluoleo diperluas dengan tanah-tanah masyarakat di sekitarnya baik melalui pembebasan dari dana APBD Propinsi Sulawesi Tenggara maupun dari waqaf H. Paturusi. Penyerahan waqaf tanah H. Paturusi secara resmi nanti diserahkan oleh Drs. Andi Kaharuddin mewakili ahli waris pada masa pemerintahan Gubernur Ali Mazi, SH. Perluasan kompleks masjid digiatkan oleh Yusuf Kemala Raden Staf Biro Bina Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Propinsi Daerah Tingkat I Sulawesi Tenggara. Beliaulah yang melakukan negosiasi dengan masyarakat yang bersedia mengorbankan tanahnya untuk kompleks masjid. Beliau juga memberikan andil yang besar terhadap pembangunan, karena kedudukannya sebagai staf Biro Bina Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Propinsi Daerah Tingkat I Sulawesi Tenggara. Luas kompleks masjid pada masa Pemerintahan Gubernur Ir. H. Alala menjadi 145 m x 124 m2.Peletakan Batu pertama dimulai tahun 1985. Lahan rawa-rawa ditimbun. Sumber dana pembangunan selain dari APBD Propinsi Daerah Tingkat I Sulawesi Tenggara juga berasal dari Pemerintah Pusat, infaq dan sedekah masyarakat. Presiden RI ke – 2 Soeharto ikut berjasa memberikan dana melalui Pemerintah Pusat, setelah Yayasan Masjid Agung Al – Kautsar Kendari bermohon permintaan dana kepada beliau. Bentuk-bentuk bangunan pertama dirancang oleh Ir. J. Ainuddin Kadir yang bekerja di Kantor Wilayah Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara. Bangunan tersebut terdiri : Bangunan induk 1 (satu) lantai berukuran 55 x 45 m2 dan bangunan-bangunan pendukung yang tediri : 1) Tempat Berwudhu dan WC ukuran 22 x 14 m2, 2) Kantor ukuran 21,7 x 11 m2, 3) ruang perpustakaan ukuran 21,7 x 11 m2, dan 4) Pelataran ukuran 55 x 40 m2. Bagian depan masjid tidak berpintu. Masjid dilengkapi dengan kolam air mancur dan menara berdiameter 6 m dan tinggi 38 m yang dibiayai oleh PT. Kedaung.Pembangunan pertama ditata di lapangan oleh Ir. Surachyo dan Ir. Adwang Kallong.Bangunan induk diperkirakan mampu menampung jamaah sekitar 2.000 orang. Menara terletak di bagian depan kiri bangunan induk. Tempat berwudhu dan WC terletak di bagian depan kiri bangunan induk. Kantor terletak di bagian kanan bangunan induk dan perpustakaan terletak pada bagian kanan bangunan induk.Masjid ini dipakai pertama kali sebagai sholat berjamaah pada tanggal 1 Ramadhan tahun 1987 M dengan Imam masjid pertama hingga saat ini dijabat oleh K.H. Abdullah Umar Tafqi, S.Ip. Penggunaan Masjid Raya menyebabkan Masjid ”Askaryah” tidak dipakai lagi.Kota Kendari tahun 1992 dipilih menjadi tuan rumah Seleksi Tilawatil Qur’an Tingkat Nasional (STQ). Sekretariat STQ tersebut dipusatkan di masjid ini. Masjid ini pula sering menjadi tempat sholat bagi para tamu-tamu daerah yang berkunjung di Kota Kendari baik pejabat pemerintah maupun perwakilan negara-negara sahabat. RehabilitasiSulawesi Tenggara mulai tanggal 23 Desember 1992 - 18 Januari 2003 diperintah oleh Gubernurt Drs. H. La Ode Kaimoeddin. Beliau menggantikan Ir. H. Alala. Gubernur yang dikenal sebagai penata Sarana dan Prasarana Wilayah, terutama Kota Kendari ini melihat bahwa masjid Raya Al – Kautsar belum megah, sehingga ia berinisiatif merehabilitasinya dengan bentuk yang lebih indah. Rehabilitasi dimulai dengan pembentukan Panitia Rehabilitasi Bangunan Masjid Raya Al – Kautsar Kendari yang ditetapkan dengan Keputusan Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor 506 Taun 1996 tanggal 10 Desember 1996. Panitia diketuai oleh Drs. H. Yokoyama Sinapoy, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Wakil Ketua Ir. H. Aminuddin Arif, Sekretaris I Drs. Abd. Hamid Basir, Sekretaris II H. Djabar Kaso, Bendahara I Drs. H. M. Yusuf Ponea dan Bendahara II Dra. Hj. Rosmaria Ali.Drs. H. La Ode Kaimoeddin semula mengharapkan pembiayaan berasal dari para rekanan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Namun karena hasilnya kurang maksimal maka pembangunannya menggunakan dana dari APBD. Pengggunaan dana APBD sesuai saran dari Ketua DPA H. Baramuli yang berkunjung di Sulawesi Tenggara. Rehabilitasi pertama kali dilakukan pada tahun 2000. Rehabilitasi tidak sampai selesai hingga masa jabatan Gubernur Drs. H. La Ode Kaimoeddin berakhir, namun diselesaikan oleh Gubernur Ali Mazi, SH yang memerintah mulai tanggal 18 Januari 2003 – 28 Januari 2008. Bangunan-bangunan yang direhabilitasi pada masa pemerintahan Drs. H. La Ode Kaimoeddin, yaitu : Pembangunan lantai 2 samping kiri-kanan, Kaca jendela, Teras depan, pembangunan mimbar sebanyak 2 mimbar dan ruang istirahat imam di belakang masjid serta kolam dan air mancur di depan masjid direhabilitasi menjadi pelataran baru, sedangkan rehabilitasi yang diselesaikan oleh Ali Mazi, SH, yaitu : mimbar dirubah kembali dari 2 menjadi 1, kaligrafi kubah bagian dalam dengan kata-kata ”Asmaul Husna” dan menara pada 4 (empat) sudut bangunan induk. Rehabilitasi berikut, yaitu tambahan 1 unit WC di samping kanan belakang gedung utama yang dikapai oleh kafila MTQN ke -21 di Kendari bulan Juni 2006. Kota Kendari dilanda gempa tanggal 25 April 2011. Gempa tersebut mencapai 7.0 Skala Richter dan menyebabkan keempat qubah pendukung di empat sudut bangunan utama mengalami retak parah, sehingga harus diruntuhkan. Bagian gedung lain yang retak, yaitu dinding, namun tidak parah.Qubah pendukung di empat sudat utama telah dibangun dengan model yang mirip seperti semula. Bangunan-Bangunan pendukungHingga saat ini bangunan pendukung tidak berubah, yaitu : 1. Gedung Perpustakaan yang digunakan sebagai ruang perpustakaan.2. Menara yang digunakan sebagai tempat pengeras suara.3. Kantor yang digunakan sebagai pusat administrasi.4. Tempat Wudhu dan WC yang digunakan sebagai tempat berwudhu dan buang air.5. Pelataran yang digunakan sebagai tempat parkir dan kegiatan-kegiatan keagamaan.6. Bedug pengganti gendang yang lama, namun kini tidak dipakai lagi, karena ada pengeras suara.

Rumah Allah, Pusat Komunitas

Masjid bukan sekadar tempat sholat — ia adalah pusat peradaban Islam, tempat ilmu disebarkan, persaudaraan dijalin, dan jiwa disucikan bersama.


— Jl. Abdullah Silondae Kec.Mandonga, Kota Kendari, Mandonga …
Berdiri sejak 1982
±7.000 jamaah aktif
1982
Tahun Berdiri
7.000
Jumlah Jamaah
30.000 m2
Luas Tanah
Wakaf
Status Tanah
2.475 m2
Luas Bangunan
4
Muazin
5
Khatib
0
Remaja Masjid
Jadwal Resmi Masjid Ini

Waktu Sholat di AL-KAUTSAR

Dihitung berdasarkan koordinat GPS AL-KAUTSAR — bukan jadwal kota umum. Akurat untuk lokasi masjid ini.

Koordinat spesifik masjid ini 3° 57' 57.84" LS, 122° 30' 59.76" BT · GMT+7 · JUNI 2026
JUNI 2026 (15 DZUL HIJJAH 1447 s.d. 14 MUHARRAM 1448 )
AL-KAUTSAR — (3° 57' 57.84" LS  122° 30' 59.76" BT  GMT+7) Koordinat masjid
Tgl Masehi Tgl Hijriah Imsak Shubuh Dhuhur Ashar Maghrib Isya'
1 Juni 202615 Dzul Hijjah 144703:2003:3010:5214:1316:4818:01
2 Juni 202616 Dzul Hijjah 144703:2003:3010:5214:1316:4818:01
3 Juni 202617 Dzul Hijjah 144703:2003:3010:5214:1416:4818:02
4 Juni 202618 Dzul Hijjah 144703:2003:3010:5214:1416:4818:02
5 Juni 202619 Dzul Hijjah 144703:2003:3010:5214:1416:4918:02
6 Juni 202620 Dzul Hijjah 144703:2003:3010:5314:1416:4918:02
7 Juni 202621 Dzul Hijjah 144703:2103:3110:5314:1416:4918:02
8 Juni 202622 Dzul Hijjah 144703:2103:3110:5314:1516:4918:03
9 Juni 202623 Dzul Hijjah 144703:2103:3110:5314:1516:4918:03
10 Juni 202624 Dzul Hijjah 144703:2103:3110:5314:1516:4918:03
11 Juni 202625 Dzul Hijjah 144703:2103:3110:5414:1516:5018:03
12 Juni 202626 Dzul Hijjah 144703:2203:3210:5414:1516:5018:04
13 Juni 202627 Dzul Hijjah 144703:2203:3210:5414:1616:5018:04
14 Juni 202628 Dzul Hijjah 144703:2203:3210:5414:1616:5018:04
15 Juni 202629 Dzul Hijjah 144703:2203:3210:5414:1616:5018:04
16 Juni 202630 Dzul Hijjah 144703:2203:3210:5514:1616:5118:04
17 Juni 20261 Muharram 144803:2203:3210:5514:1616:5118:05
18 Juni 20262 Muharram 144803:2303:3310:5514:1716:5118:05
19 Juni 20263 Muharram 144803:2303:3310:5514:1716:5118:05
20 Juni 20264 Muharram 144803:2303:3310:5614:1716:5118:05
21 Juni 20265 Muharram 144803:2303:3310:5614:1716:5218:06
22 Juni 20266 Muharram 144803:2403:3410:5614:1816:5218:06
23 Juni 20267 Muharram 144803:2403:3410:5614:1816:5218:06
24 Juni 20268 Muharram 144803:2403:3410:5614:1816:5218:06
25 Juni 20269 Muharram 144803:2403:3410:5714:1816:5218:06
26 Juni 202610 Muharram 144803:2403:3410:5714:1816:5318:07
27 Juni 202611 Muharram 144803:2503:3510:5714:1916:5318:07
28 Juni 202612 Muharram 144803:2503:3510:5714:1916:5318:07
29 Juni 2026*13 Muharram 144803:2503:3510:5714:1916:5318:07
30 Juni 2026*14 Muharram 144803:2503:3510:5814:1916:5418:07
Sebarkan Jadwal Sholat
Klik Pratinjau

Gambar dibuat otomatis · Klik untuk membuka

Ingatkan jamaah agar sholat tepat waktu

Kirim jadwal AL-KAUTSAR ke grup WA, atau unduh gambarnya untuk kamu post ke Instagram Stories — langsung dari halaman ini.

Untuk IG Stories: unduh gambar → buka Instagram → unggah ke Stories → "Add to Story"

Tampilan Widget

Update otomatis setiap hari

Punya website atau blog masjid?

Pasang widget ini di website masjidmu — jadwal sholat tampil otomatis setiap hari, tanpa perlu update manual. Cukup salin satu baris kode.

Salin kode ini, tempelkan di halaman website kamu:

<iframe src="https://dkm.or.id/dkm/widget/224628" width="300" height="460" frameborder="0" style="border-radius:16px;box-shadow:0 4px 24px rgba(0,0,0,.15);" title="Jadwal Sholat AL-KAUTSAR"></iframe>
Jadwal otomatis update — tidak perlu maintenance apapun
Waktu sholat akurat berdasarkan koordinat AL-KAUTSAR
Highlight "waktu berikutnya" otomatis dengan countdown
Bekerja di WordPress, Blogger, Wix, atau HTML biasa

Sesuaikan ukuran:

فَاِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلٰوةَ فَاذْكُرُوا اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِكُمْ ۚ فَاِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ ۚ اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا
"Apabila kamu telah menyelesaikan sholat, berdzikirlah kepada Allah baik ketika berdiri, duduk, maupun berbaring. Sesungguhnya sholat itu merupakan kewajiban yang waktunya telah ditentukan atas orang-orang mukmin."
— QS. An-Nisa: 103

Arah Kiblat

Hadapkan Dirimu ke Arah Ini Sebelum Sholat

Arah kiblat dihitung dari koordinat menuju Ka'bah di Masjidil Haram, Makkah (21.4225°LU, 39.8262°BT).

292°
dari utara (searah jarum jam)
Koordinat patokan
3° 57' 57.84" LS
122° 30' 59.76" BT

Kira-kira ke arah barat dari .

U S T B
🕋

🟢 Jarum hijau = arah Ka'bah
Aktifkan kompas untuk rotasi otomatis

Lokasi & Arah

Temukan alamat lengkap dan petunjuk arah menuju AL-KAUTSAR

AL-KAUTSAR
Alamat
Jl. Abdullah Silondae Kec.Mandonga, Kota Kendari, Mandonga , Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
Kota / Kabupaten
Manajemen Masjid Digital

Pengurus berganti — data keuangan harusnya tidak ikut hilang.

Ribuan DKM kehilangan catatan kas, laporan, dan daftar donatur saat pergantian pengurus. Taqmir menyimpan semua riwayat secara digital dan aman.

Pelajari Taqmir
Taqmir.com — Platform Masjid Digital

Wujudkan Masjid Digital
yang Profesional & Terpercaya

AL-KAUTSAR belum memiliki pengurus terdaftar

Ribuan jamaah mencari informasi masjid secara online setiap hari. Pastikan AL-KAUTSAR hadir secara digital — dengan jadwal sholat akurat, pengumuman kegiatan, dan donasi online yang transparan. Semuanya gratis, dan aktif hanya dalam 1×24 jam.

100% Gratis selamanya Aktif dalam 1×24 jam Terverifikasi & terpercaya 10.000+ masjid terdaftar

Form klaim diisi di app.taqmir.com · Verifikasi & persetujuan oleh tim admin Taqmir · Proses aman & terenkripsi

Jadwal Sholat Digital
Waktu sholat akurat otomatis tampil di halaman masjid — jamaah tidak perlu bertanya lagi.
Donasi & Infaq Online
Terima donasi digital dengan laporan transparan. Tingkatkan kepercayaan jamaah & donatur.
Pengumuman & Kegiatan
Sebar informasi kajian, kegiatan ramadan, dan program sosial langsung ke jamaah Anda.
Manajemen Jamaah
Data jamaah terpusat, kelola struktur kepengurusan, dan pantau perkembangan masjid.
Laporan Keuangan
Rekap pemasukan & pengeluaran otomatis. Wujudkan pengelolaan keuangan masjid yang amanah.
Website Resmi Masjid
Profil masjid yang terindeks Google — mudah ditemukan oleh jamaah yang mencari masjid terdekat.
10.000+
Masjid Terdaftar
500K+
Jamaah Aktif
34
Provinsi
"Platform manajemen masjid paling lengkap di Indonesia."
Manajemen Masjid Digital

Pengurus berganti — data keuangan harusnya tidak ikut hilang.

Ribuan DKM kehilangan catatan kas, laporan, dan daftar donatur saat pergantian pengurus. Taqmir menyimpan semua riwayat secara digital dan aman.

Pelajari Taqmir
Favorit Masjid
Ikuti AL-KAUTSAR

Jadikan masjid ini favoritmu. Dapatkan notifikasi jadwal, kegiatan, dan pengumuman penting langsung ke akunmu.

Masuk untuk Mengikuti

0 jamaah mengikuti masjid ini

Ada yang ingin ditanyakan?

Hubungi pengurus AL-KAUTSAR langsung — tanya jadwal, info kegiatan, atau sampaikan saran.

Ulasan Jamaah
Apa Kata Mereka tentang
AL-KAUTSAR?

Ulasan nyata dari jamaah yang pernah berkunjung

Belum ada ulasan
0 ulasan

Jadilah yang pertama memberikan ulasan untuk AL-KAUTSAR. Ulasan Anda membantu jamaah lain menemukan masjid yang tepat.

Masuk & Beri Ulasan
Belum Ada Ulasan

Jadilah yang pertama berbagi pengalamanmu di AL-KAUTSAR.
Ulasanmu sangat berarti bagi jamaah lain! 🤲

Panduan & Pertanyaan Umum

Pertanyaan tentang
AL-KAUTSAR

Jawaban atas hal-hal yang sering ditanyakan jamaah — tentang jadwal, donasi, galeri, dan cara ikut berkontribusi.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

📖 Kenali Lebih Dalam

Kenapa jadwal di sini berbeda dari aplikasi lain?
Waktu adzan di masjid ini

Sebagian besar aplikasi jadwal sholat menggunakan waktu pusat kota — bukan lokasi masjid sesungguhnya. Jadwal yang kamu lihat di sini dihitung khusus dari koordinat AL-KAUTSAR, sehingga hasilnya sesuai dengan waktu adzan yang benar-benar dikumandangkan di masjid ini.

Selisihnya mungkin terlihat kecil, 1–3 menit, tapi bagi jamaah yang menepati waktu adzan, itu cukup berarti. Kalau kamu berencana datang langsung ke masjid ini, jadwal di halaman ini adalah yang paling tepat dijadikan patokan.

Pasang jadwal sholat ini di website atau blog kamu
Update otomatis setiap hari

Kalau kamu punya website masjid, blog komunitas, halaman sekolah, atau bahkan link-in-bio — kamu bisa menampilkan jadwal sholat AL-KAUTSAR langsung di sana. Cukup salin satu baris kode dari tab "Pasang di Website" di atas, tempelkan di halaman kamu, selesai.

Jadwal di widget itu update sendiri setiap hari — kamu tidak perlu menyentuhnya lagi. Pengunjung website kamu bisa langsung melihat waktu sholat hari ini, berikut countdown ke waktu berikutnya, tanpa harus membuka halaman lain.

Cocok untuk: website masjid, grup WhatsApp dengan halaman info, blog kajian, atau halaman komunitas warga.

Galeri ini dibangun oleh jamaah, untuk jamaah
Dokumentasi bersama

Foto-foto di galeri ini bukan dokumentasi resmi — melainkan kiriman dari orang-orang yang pernah hadir di AL-KAUTSAR. Suasana sholat Jumat, kegiatan Ramadan, renovasi masjid, atau sekadar sudut arsitektur yang menarik perhatian.

Kalau kamu punya foto dari masjid ini dan ingin berbagi, kamu bisa mengunggahnya langsung dari halaman ini setelah masuk dengan akun Google. Nama kamu akan tercantum sebagai kontributor, dan foto kamu akan membantu orang lain yang belum pernah ke sini untuk mengenal masjid ini lebih dekat — sebelum mereka datang.

Donasi dari mana saja, kapan saja
Untuk jamaah di perantauan

Tidak semua jamaah yang peduli dengan AL-KAUTSAR tinggal di dekat sini. Banyak yang sudah pindah kota, tapi masih merasa memiliki masjid ini — karena di sinilah mereka pernah sholat pertama kali, menikah, atau mengantar jenazah orang tua.

Fitur donasi ini hadir agar siapapun bisa tetap berkontribusi, dari mana saja, tanpa harus hadir secara fisik. Nominal berapapun, langsung masuk ke kas AL-KAUTSAR. Progress yang ditampilkan adalah angka nyata dari target yang ditetapkan pengurus — bukan sekadar dekorasi.

Ulasan dari jamaah yang pernah ke sini
Pengalaman nyata

Sebelum memutuskan datang ke masjid baru — apalagi di kota yang belum kamu kenal — wajar kalau kamu ingin tahu lebih dulu. Fasilitas wudhunya seperti apa? Shaf-nya rapi? Kajiannya aktif? Pertanyaan-pertanyaan itu yang coba dijawab oleh ulasan di sini.

Semua ulasan ditulis oleh orang yang sudah login dengan akun Google, sehingga setiap pendapat yang kamu baca bisa dipertanggungjawabkan — bukan komentar anonim. Kalau kamu pernah sholat di sini, ulasan singkat dari kamu sangat berarti bagi jamaah lain yang sedang mencari tempat ibadah.

Pengingat waktu sholat langsung di HP kamu
Tidak perlu install apapun

Aktifkan notifikasi sekali, dan browser kamu akan mengingatkan waktu sholat sesuai jadwal AL-KAUTSAR — langsung muncul di layar HP atau laptop kamu, bahkan saat kamu sedang membuka halaman lain.

Tidak perlu menginstal aplikasi. Tidak perlu mendaftar. Cukup klik "Aktifkan Notifikasi" di bagian atas halaman ini, lalu izinkan notifikasi dari browser. Kamu bisa mematikannya kapan saja dari pengaturan browser, tanpa perlu membuka halaman ini lagi.

Ada yang ingin kamu tanyakan langsung kepada pengurus AL-KAUTSAR?
Kirim pesan — pengurus akan membalas ke nomor WhatsApp yang kamu cantumkan.

Lihat Jadwal Sholat
Kirim Pesan ke Pengurus
AL-KAUTSAR

Tanyakan jadwal, kegiatan, info masjid, atau sampaikan saran dan masukan langsung ke pengurus AL-KAUTSAR.

Pesanmu langsung diterima pengurus masjid.