Logo MESJID JAMI' SUNGAI BANAR

MESJID JAMI' SUNGAI BANAR

UJUNG MURUNG, Amuntai Selatan , Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan

Berdiri 1804 ±700 Jamaah
Tentang Masjid

MESJID JAMI' SUNGAI BANAR

Masjid Jami Sungai BanarMasjid Jami Sungai Banar adalah salah satu masjid tertua di Kalimantan Selatan yang terletak di tepi Sungai Negara, sekitar 3 km dari Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, tepatnya di desa Jarang Kuantan, kecamatan Amuntai Selatan.Masjid pertama di negeri Sungai Banar (sekarang Amuntai Selatan) ini berdiri pada tahun 1804 Masehi (1218 Hijriyah dalam penanggalan Islam). Terdokumentasi dalam catatan pahatan pada bedug yang masih dimanfaatkan. Dikisahkan, sejumlah warga Amuntai yang sedang berguru kepada Waliyullah Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari di Martapura, menerima saran dari Syekh agar dibangun sebuah masjid di wilayah Amuntai. Kebetulan saat itu memang belum ada masjid. Selain itu Sang Wali juga memberikan sebuah Kitab Suci Al Qur'an tulisan tangan. Bak gayung bersambut, saran itupun disambut hangat warga Amuntai. Secara bersama, masyarakat mempersiapkan pembangunan masjid, seperti batu-batu, kayu, sirap, dll. Hingga kini, bahan baku masjid seperti kayu ulin, tiang, balok, papan dan sirap masih dapat disaksikan di sekitar masjid. Lokasi pertama yang dipilih sekitar 500 meter dari lokasi masjid yang sekarang. Keanehan terjadi menjelang pemasangan tiang masjid (proses ini dinamakan batajak tiang dalam bahasa Banjar). Mendadak masyarakat terkejut melihat sejumlah tiang besar yang terbuat dari kayu ulin itu hilang dari tempat pembuatannya. Setelah dilakukan pencarian, tiang-tiang itu ditemukan di tepi sungai di lokasi yang sekarang. Ketika itu, sungainya belum ada namanya. Tentu saja kegaduhan muncul mengenai siapa yang memindahkan tiang-tiang yang memiliki bobot beberapa ton itu. Untuk mengangkat satu tiang saja dibutuhkan puluhan orang, apalagi lebih dari satu tiang. Padahal malam sebelumnya, masyarakat masih melihat tiang-tiang tersebut. Keanehan itu pada akhirnya dipandang sebagai sebuah isyarat gaib bahwa lokasi masjid haruslah di tempat tiang-tiang itu berada sekarang. Maka dimulailah pembangunan masjid tersebut. Di kemudian hari tiang-tiang masjid tersebut ada yang mengeramatkan. Bangunan asli masjid berukuran 25 x 20 meter. Berbentuk mirip Rumah Adat Banjar (panggung), memakai tiang dan bertingkat. Bahan-bahan rangka, lantai dan dinding papan dari kayu ulin dengan bagian atap dari sirap yang tinggi. Ketika itu belum dibuat menara. Sedangkan mimbar khotbah merupakan wakaf pribadi H. Mahmud (tokoh masyarakat setempat) yang ukirannya dikerjakan 2 orang ahli ukir pada masa itu, yaitu Buha dan Thahir. Mimbar itu terbuat dari kayu ulin, berukuran 3,8 meter x 1 meter dengan total tinggi 4,5 meter terdiri dari badan 2 meter dan menara 2,5 meter. Peristiwa aneh Usai masjid dibangun, terjadi lagi peristiwa aneh. Ketika itu masyarakat bersyukur menyaksikan jerih payahnya rampung. Mereka pun bermusyawarah menentukan nama terbaik buat masjidnya itu. Tetapi belum ada keputusan yang diambil. Tiba-tiba datanglah sebuah perahu yang merapat di tepi sungai dekat masjid. Penumpang perahu yang tampak seperti pedagang itu pun turun dan meminta izin masyarakat untuk menunaikan salat. Karena kebetulan bertepatan tibanya dengan waktu salat. Tentu saja masyarakat merasa senang, karena orang itu merupakan jamaah salat yang pertama dari daerah lain. Setelah salat, orang itu kembali melanjutkan perjalanannya. Tetapi masyarakat terkejut melihat sebuah kantong berisi uang tertinggal di tepi sungai dekat perahu tadi bersandar. Merekapun sepakat untuk menyimpannya kalau-kalau orang itu kembali. Apalagi setelah diingatnya orang itu berperilaku baik dan alim.[1] Benar saja, beberapa hari kemudian orang itu datang lagi. Masyarakat pun kembali bergembira melihat si pemilik kantong berisi uang yang cukup banyak itu. Mereka bukan saja menyerahkan hak orang itu, melainkan juga menjamunya makan. Pada waktu itulah, orang yang tidak diketahui jati dirinya itu berkata, "Urang-urang sini banar-banar kadada nang culasnya (orang-orang di sini semuanya jujur, tidak ada yang culas atau curang - terjemahan dari bahasa Banjar)". Kemudian orang itu bertanya seputar nama sungai tempat perahunya ditambat dan juga nama masjid yang baru dibangun itu. Masyarakat serentak menggelengkan kepalanya. Baik sungai atau masjid memang belum ada namanya. Orang itupun tersenyum sambil berkata,"Bagaimana kalau sungai itu diberi nama Sungai Banar dan masjidnya diberi nama Masigit (masjid) Sungai Banar?" Serentak masyarakat bertakbir memuji kebesaran Allah SWT. Kebuntuan masyarakat menamai masjid pun terpecahkan. Setelah itu, pria itupun pergi. Tidak seorangpun mengetahui asal usulnya.[1] Usulan penggantian nama Hingga kini masyarakat meyakini pria misterius itu tergolong Waliyullah. Sebagai buktinya, pernah ada upaya penggantian nama masjid telah berulangkali dilakukan, tetapi masyarakat tetap tidak bisa menerima. Upaya penggantian pernah terjadi tahun 1990. Nama masjid diganti menjadi Masjid Baiturrahman. Nama baru ini bahkan disahkan dalam sertifikat di Kantor Pertanahan Hulu Sungai Utara. Pada tahun 2000, muncul nama baru: Masjid Istiqomah. Nama inipun tercantum dalam Skep Kakanwil Depag Kalsel tentang Penetapan Nomor Induk Masjid, dengan nomor urut: 1764090/61916. Tetapi nama-nama baru itu sangat tidak populer dan hampir tidak pernah disebut masyarakat, kecuali nama Masjid Sungai Banar. Belakangan nama masjid ditambah menjadi Masjid Jami Sungai Banar untuk menunjukkan sebagai masjid besar dan bersejarah. Berdirinya Masjid Jami Sungai Banar menyemarakkan kehidupan beragama masyarakat Amuntai dan sekitarnya. Bahkan ada yang datang dari wilayah lain untuk belajar dan menuntut ilmu. Keberadaannya dapat dikatakan sebagai pusat pengembangan Agama Islam waktu itu.[1] Pasukan Gaib Bagi masyarakat Amuntai, para ulama besar itu selain dikenal dengan kedalaman ilmunya, juga karena karomahnya. Cerita seputar keramat para ulama itu masih dipercaya hingga kini. Diantaranya cerita karomah Tuan Guru H. Abdul Hamid yang tubuhnya terangkat seperti terbang saat sedang itikaf di bulan Ramadhan. Terlebih lagi, saat perang kemerdekaan masjid ini pernah dijadikan semacam markas untuk mengatur strategi perang. Ketika itu, sekelompok orang yang dijuluki Pasukan Gaib dikenal memiliki ilmu daya linuwih yang mampu mengalahkan musuh berkekuatan besar. Penjajah bahkan tidak pernah bisa mengenali atau mendeteksi kehadiran mereka. Sepintas mereka layaknya santri biasa, mengaji Kitab Kuning. Padahal mereka juga digembleng ilmu-ilmu kadigjayaan agar siap menjadi Pasukan Gaib. Dikisahkan, suatu ketika Pasukan Gaib yang dipimpin Mat’ali bersama wakilnya Itar dan sekitar 70 orang berniat menyerang markas Belanda. Sebelum berangkat mereka mengambil kain putih yang biasa dipakai Khatib Jumat. Mereka lalu menyobek kain itu menjadi dua. Sebuah diikatkan did kepala, yang lain diikatkan di pinggang. Sedangkan tongkat Khatib dijadikan tiang bendera pasukan sekaligus juga tombak. Mereka pun menyerbu sarang musuh dan memperoleh kemenangan mutlak tanpa ada korban dipihak Pasukan Gaib. Sebagian musuh kabur ke daerah lain. Kisah ini sangat terkenal, terutama menyangkut kekuatan gaib yang dimiliki pasukan itu. Tetapi sayangnya, Misteri tidak berhasil melacak jejak ilmu kadigjayaan Pasukan Gaib (Ghost Soldiers). Tiang perdamaian Dalam pada itu, Misteri mendengar pula beberapa kisah lain yang tergolong unik seputar masjid yang juga merupakan cagar budaya ini. Pada zaman dulu, apabila terjadi pertikaian antar suku, maka mereka melakukan pembicaraan damai di masjid ini. Sebagaimana diungkapkan Ruben, warga suku Dayak Kenyah yang tinggal di wilayah Muara Kate, Tabalong. Menurutnya, cerita seputar karomah masjid itu didapatnya dari orang-orang tua dulu. Dia menceritakan, pernah ada pertikaan warga. Maka di antara mereka yang bertikai itu kemudian mengambil inisiatif untuk mengadakan perjanjian damai di Masjid Jami. Padahal lokasi pertikaan itu sendiri jauh dari wilayah Amuntai. Terkadang yang bertikai pun berlainan keyakinan dengan ulama. Ketika itu ulama-ulama besar memiliki kharisma yang diyakini mampu mengakhiri pertikaian. Konon mereka yang bertikai itu melakukan perdamaian di dekat salah satu tiang masjid. Hingga kini, ada sebagian orang yang mengeramatkan tiang perdamaian tersebut. Misteri terkejut juga mendengarnya. Tapi begitulah sebuah kisah tutur turun-temurun yang masih hidup. Uniknya lagi, tiang yang dikeramatkan itupun tidak semua orang mengetahuinya. Naik haji ke Masjid Jami Sungai Banar Keyakinan sebagian orang terhadap karomah masjid ini, setidaknya dibuktikan sejumlah mahasiswa IAIN Banjarmasin yang melakukan penelitian seputar maksud tujuan orang berkunjung atau berziarah ke Masjid Jami. Hasilnya cukup mengejutkan. Ternyata peziarah datang dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan ada juga dari Negara tetangga. Banyak di antara peziarah yang datang bermaksud melakukan tirakat untuk suatu hajat tertentu. Pada saat tirakat mereka biasanya juga bernazar, apabila hajatnya terkabul maka akan datang lagi untuk menunaikan nazarnya. Lalu hajat apa yang paling sering dilakukan? Kisah ini Misteri dapatkan dari pria asal Martapura. Kebetulan pria ini seorang spiritualis yang biasa mendengar kisah-kisah legenda atau kegaiban di wilayah Kalsel. Menurutnya, ada kepercayaan di masyarakat bahwa kalau mau pergi haji, datanglah ke Masjid Jami. Maksudnya adalah, apabila seseorang berkeinginan beribadah haji ke Makkah, tetapi kekurangan atau bahkan tidak ada dana yang mencukupi, maka mereka datang ke Masjid Jami untuk melakukan tirakat. Di masjid itu, mereka lantas beribadah memohon sambil menangis kepada Tuhan agar keinginannya dapat terlaksana. Mereka juga berpuasa dan berzikir. Syukurlah, banyak di antara mereka yang terkabul hajatnya. Tetapi dia mengingatkan, meski kisah ini tergolong aneh, tidak berarti orang-orang yang berkeinginan kuat pergi haji tapi kurang modal lantas datang ke Masjid Jami. “Masjid itu kan rumah Tuhan. Maka sering-seringlah beribadah di masjid. Jangan hanya Jumat atau Maghrib saja,” demikian katanya. Menurutnya, apabila seseorang sudah terbiasa beribadah di masjid (yang nota bene adalah ‘Rumah Tuhan’), Allah SWT pasti akan meridhoi hambaNya untuk beribadah di Masjidil Haram.” Jadi sering-seringlah ibadah di masjid berjamaah dengan sesama Muslim lainnya. Insya Allah, mereka yang ikhlas melakukan akan berkesempatan ibadah di dekat Rumah Tuhan (Ka’Bah) di Mekkah. Namun tidak semua yang tirakat di Masjid Jami berhajat naik haji. Ada di antara mereka yang ingin mendapat jodoh, usahanya laris, dll. Semua itu merupakan hal wajar dan sah-sah saja. Beribadah di masjid secara berjamaah terasa afdhol dan lebih cepat terkabulnya hajat daripada ibadah di rumah secara sendiri-sendiri. Selain tempat ibadah juga pernah dipergunakan para pejuang kemerdekaan RI untuk menyusun strategi melawan penjajah Belanda, masjid ini sudah masuk dalam daftar cagarbudaya dan banyak di kunjungi orang untuk berziarah.[2] Referensi ^ a b c Ingin Naik Haji, Datanglah ke Masjid Jami Sungai Banar Amuntai Kalsel^ Objek Wisata Amuntai - Kalimantan Selatan

Rumah Allah, Pusat Komunitas

Masjid bukan sekadar tempat sholat — ia adalah pusat peradaban Islam, tempat ilmu disebarkan, persaudaraan dijalin, dan jiwa disucikan bersama.


— UJUNG MURUNG, Amuntai Selatan , Kabupaten Hulu Sungai Utara…
Berdiri sejak 1804
±700 jamaah aktif
1804
Tahun Berdiri
700
Jumlah Jamaah
1.902 m2
Luas Tanah
Wakaf
Status Tanah
720 m2
Luas Bangunan
9
Muazin
9
Khatib
0
Remaja Masjid
Jadwal Resmi Masjid Ini

Waktu Sholat di MESJID JAMI' SUNGAI BANAR

Dihitung berdasarkan koordinat GPS MESJID JAMI' SUNGAI BANAR — bukan jadwal kota umum. Akurat untuk lokasi masjid ini.

Koordinat spesifik masjid ini 2° 24' 52.7" LS, 115° 12' 49.68" BT · GMT+7 · JUNI 2026
JUNI 2026 (15 DZUL HIJJAH 1447 s.d. 14 MUHARRAM 1448 )
MESJID JAMI' SUNGAI BANAR — (2° 24' 52.7" LS  115° 12' 49.68" BT  GMT+7) Koordinat masjid
Tgl Masehi Tgl Hijriah Imsak Shubuh Dhuhur Ashar Maghrib Isya'
1 Juni 202615 Dzul Hijjah 144703:4603:5611:2114:4317:2018:33
2 Juni 202616 Dzul Hijjah 144703:4703:5711:2114:4317:2018:33
3 Juni 202617 Dzul Hijjah 144703:4703:5711:2114:4417:2018:33
4 Juni 202618 Dzul Hijjah 144703:4703:5711:2214:4417:2018:34
5 Juni 202619 Dzul Hijjah 144703:4703:5711:2214:4417:2018:34
6 Juni 202620 Dzul Hijjah 144703:4703:5711:2214:4417:2118:34
7 Juni 202621 Dzul Hijjah 144703:4703:5711:2214:4417:2118:34
8 Juni 202622 Dzul Hijjah 144703:4703:5711:2214:4517:2118:34
9 Juni 202623 Dzul Hijjah 144703:4803:5811:2214:4517:2118:35
10 Juni 202624 Dzul Hijjah 144703:4803:5811:2314:4517:2118:35
11 Juni 202625 Dzul Hijjah 144703:4803:5811:2314:4517:2118:35
12 Juni 202626 Dzul Hijjah 144703:4803:5811:2314:4617:2218:35
13 Juni 202627 Dzul Hijjah 144703:4803:5811:2314:4617:2218:36
14 Juni 202628 Dzul Hijjah 144703:4803:5811:2314:4617:2218:36
15 Juni 202629 Dzul Hijjah 144703:4903:5911:2414:4617:2218:36
16 Juni 202630 Dzul Hijjah 144703:4903:5911:2414:4617:2218:36
17 Juni 20261 Muharram 144803:4903:5911:2414:4717:2318:37
18 Juni 20262 Muharram 144803:4903:5911:2414:4717:2318:37
19 Juni 20263 Muharram 144803:4903:5911:2514:4717:2318:37
20 Juni 20264 Muharram 144803:5004:0011:2514:4717:2318:37
21 Juni 20265 Muharram 144803:5004:0011:2514:4817:2418:37
22 Juni 20266 Muharram 144803:5004:0011:2514:4817:2418:38
23 Juni 20267 Muharram 144803:5004:0011:2514:4817:2418:38
24 Juni 20268 Muharram 144803:5004:0011:2614:4817:2418:38
25 Juni 20269 Muharram 144803:5104:0111:2614:4817:2418:38
26 Juni 202610 Muharram 144803:5104:0111:2614:4917:2518:38
27 Juni 202611 Muharram 144803:5104:0111:2614:4917:2518:39
28 Juni 202612 Muharram 144803:5104:0111:2614:4917:2518:39
29 Juni 2026*13 Muharram 144803:5204:0211:2714:4917:2518:39
30 Juni 2026*14 Muharram 144803:5204:0211:2714:4917:2518:39
Sebarkan Jadwal Sholat
Klik Pratinjau

Gambar dibuat otomatis · Klik untuk membuka

Ingatkan jamaah agar sholat tepat waktu

Kirim jadwal MESJID JAMI' SUNGAI BANAR ke grup WA, atau unduh gambarnya untuk kamu post ke Instagram Stories — langsung dari halaman ini.

Untuk IG Stories: unduh gambar → buka Instagram → unggah ke Stories → "Add to Story"

Tampilan Widget

Update otomatis setiap hari

Punya website atau blog masjid?

Pasang widget ini di website masjidmu — jadwal sholat tampil otomatis setiap hari, tanpa perlu update manual. Cukup salin satu baris kode.

Salin kode ini, tempelkan di halaman website kamu:

<iframe src="https://dkm.or.id/dkm/widget/185713" width="300" height="460" frameborder="0" style="border-radius:16px;box-shadow:0 4px 24px rgba(0,0,0,.15);" title="Jadwal Sholat MESJID JAMI\' SUNGAI BANAR"></iframe>
Jadwal otomatis update — tidak perlu maintenance apapun
Waktu sholat akurat berdasarkan koordinat MESJID JAMI' SUNGAI BANAR
Highlight "waktu berikutnya" otomatis dengan countdown
Bekerja di WordPress, Blogger, Wix, atau HTML biasa

Sesuaikan ukuran:

فَاِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلٰوةَ فَاذْكُرُوا اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِكُمْ ۚ فَاِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ ۚ اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا
"Apabila kamu telah menyelesaikan sholat, berdzikirlah kepada Allah baik ketika berdiri, duduk, maupun berbaring. Sesungguhnya sholat itu merupakan kewajiban yang waktunya telah ditentukan atas orang-orang mukmin."
— QS. An-Nisa: 103

Arah Kiblat

Hadapkan Dirimu ke Arah Ini Sebelum Sholat

Arah kiblat dihitung dari koordinat menuju Ka'bah di Masjidil Haram, Makkah (21.4225°LU, 39.8262°BT).

293°
dari utara (searah jarum jam)
Koordinat patokan
2° 24' 52.7" LS
115° 12' 49.68" BT

Kira-kira ke arah barat laut dari .

U S T B
🕋

🟢 Jarum hijau = arah Ka'bah
Aktifkan kompas untuk rotasi otomatis

Lokasi & Arah

Temukan alamat lengkap dan petunjuk arah menuju MESJID JAMI' SUNGAI BANAR

MESJID JAMI' SUNGAI BANAR
Alamat
UJUNG MURUNG, Amuntai Selatan , Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan
Kota / Kabupaten
Manajemen Masjid Digital

Pengurus berganti — data keuangan harusnya tidak ikut hilang.

Ribuan DKM kehilangan catatan kas, laporan, dan daftar donatur saat pergantian pengurus. Taqmir menyimpan semua riwayat secara digital dan aman.

Pelajari Taqmir
Taqmir.com — Platform Masjid Digital

Wujudkan Masjid Digital
yang Profesional & Terpercaya

MESJID JAMI' SUNGAI BANAR belum memiliki pengurus terdaftar

Ribuan jamaah mencari informasi masjid secara online setiap hari. Pastikan MESJID JAMI' SUNGAI BANAR hadir secara digital — dengan jadwal sholat akurat, pengumuman kegiatan, dan donasi online yang transparan. Semuanya gratis, dan aktif hanya dalam 1×24 jam.

100% Gratis selamanya Aktif dalam 1×24 jam Terverifikasi & terpercaya 10.000+ masjid terdaftar

Form klaim diisi di app.taqmir.com · Verifikasi & persetujuan oleh tim admin Taqmir · Proses aman & terenkripsi

Jadwal Sholat Digital
Waktu sholat akurat otomatis tampil di halaman masjid — jamaah tidak perlu bertanya lagi.
Donasi & Infaq Online
Terima donasi digital dengan laporan transparan. Tingkatkan kepercayaan jamaah & donatur.
Pengumuman & Kegiatan
Sebar informasi kajian, kegiatan ramadan, dan program sosial langsung ke jamaah Anda.
Manajemen Jamaah
Data jamaah terpusat, kelola struktur kepengurusan, dan pantau perkembangan masjid.
Laporan Keuangan
Rekap pemasukan & pengeluaran otomatis. Wujudkan pengelolaan keuangan masjid yang amanah.
Website Resmi Masjid
Profil masjid yang terindeks Google — mudah ditemukan oleh jamaah yang mencari masjid terdekat.
10.000+
Masjid Terdaftar
500K+
Jamaah Aktif
34
Provinsi
"Platform manajemen masjid paling lengkap di Indonesia."
Manajemen Masjid Digital

Pengurus berganti — data keuangan harusnya tidak ikut hilang.

Ribuan DKM kehilangan catatan kas, laporan, dan daftar donatur saat pergantian pengurus. Taqmir menyimpan semua riwayat secara digital dan aman.

Pelajari Taqmir
Favorit Masjid
Ikuti MESJID JAMI' SUNGAI BANAR

Jadikan masjid ini favoritmu. Dapatkan notifikasi jadwal, kegiatan, dan pengumuman penting langsung ke akunmu.

Masuk untuk Mengikuti

0 jamaah mengikuti masjid ini

Ada yang ingin ditanyakan?

Hubungi pengurus MESJID JAMI' SUNGAI BANAR langsung — tanya jadwal, info kegiatan, atau sampaikan saran.

Ulasan Jamaah
Apa Kata Mereka tentang
MESJID JAMI' SUNGAI BANAR?

Ulasan nyata dari jamaah yang pernah berkunjung

Belum ada ulasan
0 ulasan

Jadilah yang pertama memberikan ulasan untuk MESJID JAMI' SUNGAI BANAR. Ulasan Anda membantu jamaah lain menemukan masjid yang tepat.

Masuk & Beri Ulasan
Belum Ada Ulasan

Jadilah yang pertama berbagi pengalamanmu di MESJID JAMI' SUNGAI BANAR.
Ulasanmu sangat berarti bagi jamaah lain! 🤲

Panduan & Pertanyaan Umum

Pertanyaan tentang
MESJID JAMI' SUNGAI BANAR

Jawaban atas hal-hal yang sering ditanyakan jamaah — tentang jadwal, donasi, galeri, dan cara ikut berkontribusi.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

📖 Kenali Lebih Dalam

Kenapa jadwal di sini berbeda dari aplikasi lain?
Waktu adzan di masjid ini

Sebagian besar aplikasi jadwal sholat menggunakan waktu pusat kota — bukan lokasi masjid sesungguhnya. Jadwal yang kamu lihat di sini dihitung khusus dari koordinat MESJID JAMI' SUNGAI BANAR, sehingga hasilnya sesuai dengan waktu adzan yang benar-benar dikumandangkan di masjid ini.

Selisihnya mungkin terlihat kecil, 1–3 menit, tapi bagi jamaah yang menepati waktu adzan, itu cukup berarti. Kalau kamu berencana datang langsung ke masjid ini, jadwal di halaman ini adalah yang paling tepat dijadikan patokan.

Pasang jadwal sholat ini di website atau blog kamu
Update otomatis setiap hari

Kalau kamu punya website masjid, blog komunitas, halaman sekolah, atau bahkan link-in-bio — kamu bisa menampilkan jadwal sholat MESJID JAMI' SUNGAI BANAR langsung di sana. Cukup salin satu baris kode dari tab "Pasang di Website" di atas, tempelkan di halaman kamu, selesai.

Jadwal di widget itu update sendiri setiap hari — kamu tidak perlu menyentuhnya lagi. Pengunjung website kamu bisa langsung melihat waktu sholat hari ini, berikut countdown ke waktu berikutnya, tanpa harus membuka halaman lain.

Cocok untuk: website masjid, grup WhatsApp dengan halaman info, blog kajian, atau halaman komunitas warga.

Galeri ini dibangun oleh jamaah, untuk jamaah
Dokumentasi bersama

Foto-foto di galeri ini bukan dokumentasi resmi — melainkan kiriman dari orang-orang yang pernah hadir di MESJID JAMI' SUNGAI BANAR. Suasana sholat Jumat, kegiatan Ramadan, renovasi masjid, atau sekadar sudut arsitektur yang menarik perhatian.

Kalau kamu punya foto dari masjid ini dan ingin berbagi, kamu bisa mengunggahnya langsung dari halaman ini setelah masuk dengan akun Google. Nama kamu akan tercantum sebagai kontributor, dan foto kamu akan membantu orang lain yang belum pernah ke sini untuk mengenal masjid ini lebih dekat — sebelum mereka datang.

Donasi dari mana saja, kapan saja
Untuk jamaah di perantauan

Tidak semua jamaah yang peduli dengan MESJID JAMI' SUNGAI BANAR tinggal di dekat sini. Banyak yang sudah pindah kota, tapi masih merasa memiliki masjid ini — karena di sinilah mereka pernah sholat pertama kali, menikah, atau mengantar jenazah orang tua.

Fitur donasi ini hadir agar siapapun bisa tetap berkontribusi, dari mana saja, tanpa harus hadir secara fisik. Nominal berapapun, langsung masuk ke kas MESJID JAMI' SUNGAI BANAR. Progress yang ditampilkan adalah angka nyata dari target yang ditetapkan pengurus — bukan sekadar dekorasi.

Ulasan dari jamaah yang pernah ke sini
Pengalaman nyata

Sebelum memutuskan datang ke masjid baru — apalagi di kota yang belum kamu kenal — wajar kalau kamu ingin tahu lebih dulu. Fasilitas wudhunya seperti apa? Shaf-nya rapi? Kajiannya aktif? Pertanyaan-pertanyaan itu yang coba dijawab oleh ulasan di sini.

Semua ulasan ditulis oleh orang yang sudah login dengan akun Google, sehingga setiap pendapat yang kamu baca bisa dipertanggungjawabkan — bukan komentar anonim. Kalau kamu pernah sholat di sini, ulasan singkat dari kamu sangat berarti bagi jamaah lain yang sedang mencari tempat ibadah.

Pengingat waktu sholat langsung di HP kamu
Tidak perlu install apapun

Aktifkan notifikasi sekali, dan browser kamu akan mengingatkan waktu sholat sesuai jadwal MESJID JAMI' SUNGAI BANAR — langsung muncul di layar HP atau laptop kamu, bahkan saat kamu sedang membuka halaman lain.

Tidak perlu menginstal aplikasi. Tidak perlu mendaftar. Cukup klik "Aktifkan Notifikasi" di bagian atas halaman ini, lalu izinkan notifikasi dari browser. Kamu bisa mematikannya kapan saja dari pengaturan browser, tanpa perlu membuka halaman ini lagi.

Ada yang ingin kamu tanyakan langsung kepada pengurus MESJID JAMI' SUNGAI BANAR?
Kirim pesan — pengurus akan membalas ke nomor WhatsApp yang kamu cantumkan.

Lihat Jadwal Sholat
Kirim Pesan ke Pengurus
MESJID JAMI' SUNGAI BANAR

Tanyakan jadwal, kegiatan, info masjid, atau sampaikan saran dan masukan langsung ke pengurus MESJID JAMI' SUNGAI BANAR.

Pesanmu langsung diterima pengurus masjid.