BAYTUL KARIM
RT. 03 RW. 15, Kel. Beji, Beji , Kota Depok, Jawa Barat
BAYTUL KARIM
Pada awal tahun 1992, ada seorang warga Komplek Depok Mulya I RT 4/15 Blok M-5 bernama Hj. Syarifah memberikan wakaf sebidang tanah di RT 3/15 berbatasan dengan komplek Depok Mulya I bagian belakang. Pada bulan Februari 1992 diselenggarakan rapat pembentukan panitia pembangunan masjid bertempat di SDN 3 Beji. Rapat antara lain memilih Ketua I Bidang Umum Nana Suharna, warga RT 3/15 dan Ketua II Bidang Perencanaan dan Teknis Ahmed Machfudh, warga komplek Depok Mulya I, dan Bendahara Sukarni, warga Depok Mulya I. Sekretaris dijabat salah seorang mahasiswa UI yang kontrak di komplek Depok Mulya I. Sebelum penentuan personalia dalam kepanitiaan dalam rapat tersebut, diusulkan oleh Ahmed Machfudh agar yang hadir dalam rapat baik nantinya ditunjuk sebagai panitia atau tidak harus tanda tangan dalam daftar hadir dengan menyebutkan jumlah sumbangan meski belum membawa uang. Dalam rapat juga ada yang mengusulkan nama masjid. Salah seorang mahasiswa UI mengusulkan nama masjid dengan Baitul Kirom. Lalu ditanya oleh Ahmed, apa maksud memberikan nama tersebut, tetapi pengusul tidak menjawab. Lalu oleh Ahmed disampaikan, bahwa Bait artinya rumah dan Kirom artinya mulia. Jika mau menamakan masjid dengan Baitul Kirom yang berarti rumah atau padepokan mulia, maka gramatikanya kurang pas. Usul tidak tersebut tidak serta merta ditolak tetapi diganti dengan Baytul Karim dengan huruf “y” dan bukan huruf “I” agar pengucapan tidak salah. Forum rapat menyetujui nama tersebut. Saat itu terkumpul sumbangan sebanyak Rp330.000. Uang dibawa sekretaris, dan dibuat amplop serta kop surat. Ahmed kecewa terhadap kinerja sekretaris karena sebetulnya uang sebesar itu masih sangat berharga yang hanya dibuang sia-sia lantaran kop surat dan amplop dapat dicetak dengan komputer secara gratis. Sekretaris berusaha mengumpulkan dana melalui cara membuat semacam tiket donasi dengan nominasi perlembar Rp1.000 dan Rp5.000. Ahmed tidak setuju dengan fund raising seperti itu, karena seolah menghina pembangunan masjid dengan nilai sangat rendah, dibandingkan dengan harga MacD yang saat itu seharga Rp10.000/pc. Beberapa orang komplek yang berani beli MacD sekeluarga menghabiskan Rp50.000 tetapi menyumbang bangunan masjid dengan selembar tiket senilai Rp1.000 atau Rp5.000. Ahmed juga mengingatkan bahwa penarikan uang dari masyarakaat model seperti itu harus mendapatkan ijin dri Departemen Sosial. Sekretaris panitia lalu nonaktif, dan konsekuensinya Ahmed membuat proposal berisi info pembangunan masjid disertai jumlah RAB. Ia datang ke beberapa orang untuk menyampaikan maksud guna memohon sumbangan. Karena sudah dua bulan pembangunan masjid belum dimulai, Hj. Sarifah bertanya kepada Ahmed tentang hambatannya. Lalu disampaikan, bahwa belum ada biaya untuk memulai dan baru merintis guna melakukan pendekatan ke beberapa orang. Beliau lalu memberi modal Rp10.000.000 untuk memulai pembangunan. Setelah pondasi mulai dibuat, beberapa orang menyatakan untuk menyumbang, misal warga dari Depok Indah II sanggup menyumbang seluruh keramik yang diperlukan sesuai dengan gambar. Gambar masjid dibuat secara gratis oleh seorang mahasiswa fakultas teknik ISTN (Institut Teknik dan Sains Nasional) yang baru akan lulus, yaitu Didil, putra Jenderal Polisi Abdullah warga Depok Mulya I. Seorang warga Depok Mulya I, Aditya Leksmana siap menyumpang seluruh keperluan kayu dari usuk, reng, blandar, kusen, dan pintu serta jendela dengan kayu kamper yang diawetkan. RAB yang ditaksir Rp60 juta membengkak menjadi Rp82 juta, tidak termasuk bahan kayu dan keramik. Ahmed yang pada awalnya melihat pembangunan berjalan lama melakukan pendekatan dengan prinsip, bahwa setiap orang komplek punya rumah bagus dan megah kok bangun sebuah masjid oleh orang banyak tidak bisa. September 1994 masjid akhirnya dapat diresmikan setelah layak pakai. Namun ketika bangunan masjid sudah berdiri dengan lantai masih tanah mendekati bulan Ramadlan sebagian warga ingin melaksanakan salat tarawih di masjid tersebut. Ahmed menghubungi Pak Encang, pegawai PLN yang tinggal di Blok M-1 agar malam sebelum 1 Ramadlan masjid sudah terpasang listrik dan menyala. Ia bilang bahwa biayanya Rp174.000. Ahmed datang ke rumah pak Aditya di Depok Mulya I Blok J/5-6 menyampaikan bahwa biaya pemasangan dan penyambungan listrik perlu dibayar pagi itu agar malam hari listrik menyala. Ia diberi cek lalu disampaikan ke pak Encang; dan malam hari listrik sudah menyala. Tempat wudlu disiapkan oleh pak Nana Suharna dengan sumur bor dan paralon serta kran wudlu tetapi belum ada pompa airnya. Ahmed lalu berinisiatif melepas pompa air listrik di rumahnya, karena masih dapat menggunakan pompa air dengan pompa tangan. Malam pertama tarawih sebelum salat dimulai, Ahmed menjelaskan tentang salat tarawih. Sebagian jamaah minta agar salat tarawih 20 rakaat tetapi ada yang minta 8 rakaat dengan alasan capai karena baru pulang kantor. Karena yang minta 8 rakaat lebih dari separuh, maka dilaksanakan tarawih dengan 8 rakaat 4 kali salam. Ahmed yang menjadi imam salat. Ketika mau salat witir, ia keluar dengan alasan harus wudlu lalu ada yang siap jadi imam salat witir 3 rakaat satu salam. Demikian salat tarawih perdana dilaksanakan selama dua minggu pertama dalam bulan Ramadlan. Setelah ada beberapa orang yang menonton TV tayangan salat tarawih di Masjidil Haram ternyata mereka melihat pelaksanaan salat tarawih 20 rakaat, mereka usul agar salatnya 20 rakaat juga. Sejak itu tarawih di Masjid Baytul Karim 20 rakaat dan witir 3 rakaat dua kali salam diimami oleh Ahmed sampai tahun 2018. Tarawih selanjutnya dilaksanakan dengan satu malam satu juz oleh para imam dari Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffadh Kota Depok. Tempat wudlu yang sifatnya sementara diusulkan untuk dibuat permanen. Ahmed mendatangi pak Aditya untuk dapat dibuatkan tempat wudlu ukuran 4 m x 8 m di sebelah timur selatan. Tempat wudlu dibagi dua, sebelah timur untuk lelaki dan sebelah barat untuk perempuan. Masing-masing dilengkapi dengan urioir untuk lelaki serta kamar mandi dan WC. Pertengahan September 1994 masjid diresmikan dengan menghadirkan penceramah muallaf dari Tionghoa guna menyembarakkan acara dengan pengajian umum.
Rumah Allah, Pusat Komunitas
Masjid bukan sekadar tempat sholat — ia adalah pusat peradaban Islam, tempat ilmu disebarkan, persaudaraan dijalin, dan jiwa disucikan bersama.
Waktu Sholat di BAYTUL KARIM
Dihitung berdasarkan koordinat GPS BAYTUL KARIM — bukan jadwal kota umum. Akurat untuk lokasi masjid ini.
| JUNI 2026 (15 DZUL HIJJAH 1447 s.d. 14 MUHARRAM 1448 ) | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| BAYTUL KARIM — (6° 22' 6.61" LS 106° 48' 29.25" BT GMT+7) Koordinat masjid | |||||||
| Tgl Masehi | Tgl Hijriah | Imsak | Shubuh | Dhuhur | Ashar | Maghrib | Isya' |
| 1 Juni 2026 | 04:36 | 11:55 | 15:15 | 17:47 | 19:00 | ||
| 2 Juni 2026 | 04:37 | 11:55 | 15:15 | 17:47 | 19:00 | ||
| 3 Juni 2026 | 04:37 | 11:55 | 15:15 | 17:47 | 19:01 | ||
| 4 Juni 2026 | 04:37 | 11:55 | 15:15 | 17:47 | 19:01 | ||
| 5 Juni 2026 | 04:37 | 11:55 | 15:15 | 17:47 | 19:01 | ||
| 6 Juni 2026 | 04:37 | 11:56 | 15:15 | 17:47 | 19:01 | ||
| 7 Juni 2026 | 04:37 | 11:56 | 15:16 | 17:48 | 19:01 | ||
| 8 Juni 2026 | 04:38 | 11:56 | 15:16 | 17:48 | 19:01 | ||
| 9 Juni 2026 | 04:38 | 11:56 | 15:16 | 17:48 | 19:02 | ||
| 10 Juni 2026 | 04:38 | 11:56 | 15:16 | 17:48 | 19:02 | ||
| 11 Juni 2026 | 04:38 | 11:56 | 15:16 | 17:48 | 19:02 | ||
| 12 Juni 2026 | 04:38 | 11:57 | 15:17 | 17:48 | 19:02 | ||
| 13 Juni 2026 | 04:39 | 11:57 | 15:17 | 17:49 | 19:03 | ||
| 14 Juni 2026 | 04:39 | 11:57 | 15:17 | 17:49 | 19:03 | ||
| 15 Juni 2026 | 04:39 | 11:57 | 15:17 | 17:49 | 19:03 | ||
| 16 Juni 2026 | 04:39 | 11:58 | 15:17 | 17:49 | 19:03 | ||
| 17 Juni 2026 | 04:39 | 11:58 | 15:18 | 17:49 | 19:03 | ||
| 18 Juni 2026 | 04:40 | 11:58 | 15:18 | 17:50 | 19:04 | ||
| 19 Juni 2026 | 04:40 | 11:58 | 15:18 | 17:50 | 19:04 | ||
| 20 Juni 2026 | 04:40 | 11:58 | 15:18 | 17:50 | 19:04 | ||
| 21 Juni 2026 | 04:40 | 11:59 | 15:18 | 17:50 | 19:04 | ||
| 22 Juni 2026 | 04:41 | 11:59 | 15:19 | 17:50 | 19:04 | ||
| 23 Juni 2026 | 04:41 | 11:59 | 15:19 | 17:51 | 19:05 | ||
| 24 Juni 2026 | 04:41 | 11:59 | 15:19 | 17:51 | 19:05 | ||
| 25 Juni 2026 | 04:41 | 11:59 | 15:19 | 17:51 | 19:05 | ||
| 26 Juni 2026 | 04:41 | 12:00 | 15:20 | 17:51 | 19:05 | ||
| 27 Juni 2026 | 04:42 | 12:00 | 15:20 | 17:52 | 19:06 | ||
| 28 Juni 2026 | 04:42 | 12:00 | 15:20 | 17:52 | 19:06 | ||
| 29 Juni 2026 | 04:42 | 12:00 | 15:20 | 17:52 | 19:06 | ||
| 30 Juni 2026 | 04:42 | 12:01 | 15:20 | 17:52 | 19:06 | ||
Gambar dibuat otomatis · Klik untuk membuka
Ingatkan jamaah agar sholat tepat waktu
Kirim jadwal BAYTUL KARIM ke grup WA, atau unduh gambarnya untuk kamu post ke Instagram Stories — langsung dari halaman ini.
Untuk IG Stories: unduh gambar → buka Instagram → unggah ke Stories → "Add to Story"
Tampilan Widget
Update otomatis setiap hari
Pasang widget ini di website masjidmu — jadwal sholat tampil otomatis setiap hari, tanpa perlu update manual. Cukup salin satu baris kode.
Salin kode ini, tempelkan di halaman website kamu:
Sesuaikan ukuran:
— QS. An-Nisa: 103
Arah Kiblat
Hadapkan Dirimu ke Arah Ini Sebelum Sholat
Arah kiblat dihitung dari koordinat menuju Ka'bah di Masjidil Haram, Makkah (21.4225°LU, 39.8262°BT).
106° 48' 29.25" BT
Kira-kira ke arah barat laut dari .
🟢 Jarum hijau = arah Ka'bah
Aktifkan kompas untuk rotasi otomatis
Lokasi & Arah
Temukan alamat lengkap dan petunjuk arah menuju BAYTUL KARIM
BAYTUL KARIM
Pengurus berganti — data keuangan harusnya tidak ikut hilang.
Ribuan DKM kehilangan catatan kas, laporan, dan daftar donatur saat pergantian pengurus. Taqmir menyimpan semua riwayat secara digital dan aman.
Pelajari Taqmir
Wujudkan Masjid Digital
yang Profesional & Terpercaya
Ribuan jamaah mencari informasi masjid secara online setiap hari. Pastikan BAYTUL KARIM hadir secara digital — dengan jadwal sholat akurat, pengumuman kegiatan, dan donasi online yang transparan. Semuanya gratis, dan aktif hanya dalam 1×24 jam.
Form klaim diisi di app.taqmir.com · Verifikasi & persetujuan oleh tim admin Taqmir · Proses aman & terenkripsi
Pengurus berganti — data keuangan harusnya tidak ikut hilang.
Ribuan DKM kehilangan catatan kas, laporan, dan daftar donatur saat pergantian pengurus. Taqmir menyimpan semua riwayat secara digital dan aman.
Jadikan masjid ini favoritmu. Dapatkan notifikasi jadwal, kegiatan, dan pengumuman penting langsung ke akunmu.
Masuk untuk Mengikuti0 jamaah mengikuti masjid ini
Hubungi pengurus BAYTUL KARIM langsung — tanya jadwal, info kegiatan, atau sampaikan saran.
BAYTUL KARIM?
Ulasan nyata dari jamaah yang pernah berkunjung
Belum Ada Ulasan
Jadilah yang pertama berbagi pengalamanmu di BAYTUL KARIM.
Ulasanmu sangat berarti bagi jamaah lain! 🤲
Pertanyaan tentang
BAYTUL KARIM
Jawaban atas hal-hal yang sering ditanyakan jamaah — tentang jadwal, donasi, galeri, dan cara ikut berkontribusi.
❓ Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
📖 Kenali Lebih Dalam
Ada yang ingin kamu tanyakan langsung kepada pengurus BAYTUL KARIM?
Kirim pesan — pengurus akan membalas ke nomor WhatsApp yang kamu cantumkan.
Tanyakan jadwal, kegiatan, info masjid, atau sampaikan saran dan masukan langsung ke pengurus BAYTUL KARIM.
Pesanmu langsung diterima pengurus masjid.