BAITURRAHMAH
Jl. Manggis Singaraja, Buleleng , Kabupaten Buleleng, Bali
BAITURRAHMAH
RIWAYAT SINGKAT TANAH WAQAF DAN SEJARAH MASJID BAITURRAHMAH ASAL USUL TANAH Asal usul tanah dimana Masjid “Baiturrahmah” dibangun/didirikan, adalah Tanah yang dibeli oleh seorang muallafah asal agamanya Hindu Bali bernama : BENDJOR (panggilan sehari-harinya), dan suaminya seorang muallaf juga keturunan Tiong Hwa beragama Budha bernama GO WA ING keduanya masuk Agama Islam, kemudian menunaikan ibadah haji, Ibu BENDJOR berganti nama dengan : H. AMINAH, wafat di Singaraja pada tahun 1937, sedang suaminya bernama H. ABD. LATIF wafat diMakkah pada tahun 1931. Tanah beserta bangunannya diperoleh dengan cara membeli dari Pak Thahir dan di HIBAHKAN kepada Cucunya yang bernama H. ABDUL MU’IN bin H. ABDUL MADJID bin H. ABDURRAHIM bin H. HUSIEN. tersebut dalam pipil nomor 20 Pensil No. 47 kelas I seluas 0.014 ha. Sesanding-sesandingnya : Sebelah Utara : Tanah Pak THAHIR. Sebelah Timur : Gang. Sebelah Selatan : Jalan Sebelah Barat : H. AMINAH Tanah beserta bangunan rumah tersebut, ditempati oleh kakak kandung H.ABD MU’IN bernama FATIMAH binti H. ABD MADJID. dan pada tanggal 28 November 1941 tanah beserta bangunannya di Waqafkan untuk anak cucu yang bunyi selengkapnya sebagai berikut : “Tertentu bagi anak cucu kami dan bapak kami, yang tidak mampu membeli rumah atau menyewa rumah atau menumpang kepada familinya yang harus bisa memberi numpang “ dan pada kalimat berikutnya menjelaskan ”Tidak boleh dijual atau digadaikan atau disewakan.” Iqrar ini dibuat dan ditanda tangani dalam Majlis Musyawarah Keluarga yg dihadiri oleh: ANAK-ANAK H. ABD. MADJID bin H. ABDURRAHIM 1. FATIMAH binti H. ABD. MADJID bin H. ABDURRAHIM. 2. ‘AISYAH binti H. ABD. MADJID bin H. ABDURRAHIM. 3. ASIYAH binti H. ABD. MADJID bin ABDURRAHIM. 4. H. ABD MU’IN bin H. ABD MADJID bin H. ABDURRAHIM. 5. H. MUHAMMAD NA’IM bin H. ABD. MADJID bin H. ABDURRAHIM. ANAK-ANAK H. ABDURRAHIM bin H. HUSEIN 1. H. ABD. MADJID bin H. ABDURRAHIM bin H.HUSEIN. 2. H. ABDUL QADIR bin H. ABDURRAHIM bin H.HUSEIN 3. Hj. AMINAH binti H. ABDURRAHIM bin H. HUSEIN. 4. MARIYAM binti H. ABDURRAHIM bin H. HUSEIN 5. H. CHALID bin H. ABDURRAHIM bin H. HUSEIN. Pada malam Rabu tanggal 28 syawwal 1365, H, H. ABDUL MADJID bin H.ABDURRAHIM meninggal dunia, dan rumah Waqaf tersebut ditempati kembali oleh FATIMAH binti H.ABD MADJID sampai tahun 1945 kemudian oleh H.ABD MU’IN bin H. ABD MADJID sampai wafat pada hari Jum’at siang, tanggal 20 Mei 1948. Pada tahun 1949 sampai dengan tahun 1959 disewa oleh ; KASDAN pegawai PLN Singaraja dan rekannya SOETOMO sampai tanggal 14 November 1969. WAQAF KHUSUS MENJADI WAQAF Sejak rumah waqaf ditempati secara sewa oleh orang lain (yg bukan ahli Waqaf) telah menimbulkan keluh kesah ahli Waqaf, yang menjurus kearah perpecahan dalam keluarga ahli waqaf khususnya dan keluarga famili pada umumnya, disamping kesimpang siuran cerita asal usul waqaf dan status serta fungsinya, sehingga menimbukan pro dan kontra, bahkan ada yang menyatakan tidak tahu menahu dan tidak turut campur, dan bahkan ada yang menolak untuk menerima hasil sewa dengan alasan bukan haknya. Demikian juga apabila dikaji/ditelaah kembali secara cermat ikrar waqaf ter tanggal 28 November 1941 pada kalimat :”Tertentu bagi anak cucu kami dan Bapak kami “ berarti terbatas tidak menurun kepada anak cucu kebawah, dan apabila anak cucu dimaksud telah tiada (habis), maka rumah waqaf tersebut kembali kepemiliknya yaitu kepada H.ABD MU’IN dan diwariskan oleh ahli warisnya, apalagi pencabutan atau pembatalan hibah dari Hj AMINAH (muallafah) kepada cucunya (H.ABD MU’IN ) tidak ada, tiba-tiba lahir ikrar Waqaf dengan surat Waqaf tertanggal 28 november 1941. hal ini telah berualang kali dibicarakan oleh ABDUL LATIF kepada datuknya (H.ABD KADIR) dan nenek-nenek nya (Hj AMINAH dan Hj MARIYAM) beserta paman-pamannya (H. M. NA’M SAID, MUHAMMAD LAHDJI) dan bibik-bibiknya (AISYAH dan ASIYAH) yang mana beliau beliau menghendaki dan mengharapkan adanya Musyawarah untuk membicarakan keabsahan dan mencari islahnya waqaf tersebut, sedangkan H.ABD KADIR (datuknya) menyerahkan penuh tanggung jawab atas rumah waqaf tersebut kepada H ABD LATIF, baik pemeliharaan maupun pembagian sewa rumah waqaf setiap bulannya serta membenahi fungsi waqaf secara bijaksana dan adil agar tidak menimbulkan keluh kesah maupun perpecahan dalam ahli waqaf khususnya dan keluarga pada umumnya. Sejak penyerahan tanggung jawab rumah waqaf tersebut kepada ABDUL LATIF, tidak pernah diurus sewa maupun fisik bangunannya, selain mencari keterangan dan cerita-cerita tentang asal usul rumah waqaf tersebut, dan ternyata keterangan maupun cerita beliau-beliau itu bervariasi (tidak sama ) sehingga menimbulkan keragu-raguan, maka untuk menghilangkan keraguan tersebut dan atas petunjuk salah seorang paman yang bernama MUHAMMAD LAHDJI, ABDUL LATIF menghubungi SEDAHAN AT Buleleng pada bulan November 1945 dan ternyata menurut catatan pada Sedahan At buleleng , Hj AMINAH (muallafah) membeli dari pak THAHIR kemudian meng HIBBAH kan kepada cucunya yang bernama H. ABDUL MU’IN bin H. ABD MADJID tersebut atas namanya pipil no 20 dan tidak ada catatan pencabutan maupun pembatalan atas HIBBAH sampai Hj AMINAH (muallafah) wafat, jadi dengan demikian jelaslah asal pemilikan waqaf itu bukan dari H.ABDURRAHIM bin H.HUSEIN sebagaimana disebutkan dalam surat waqaf tertanggal 28 november 1941. Untuk menanggulangi kesimpang siuran dan berpariasinya cerita ihwal /asal usul waqaf yang membawa dampak tidak baik dipandang dari dzahirnya disamping manfaat dan mafsadatnya saat ini dan dikemudian hari jangan sampai mafsadatnya lebih banyak dari manfaatnya. Maka pada awal tahun 1956 (setelah pemilu pertama RI) diadakan musyawarah ahli waqaf bertempat dirumah ABDUL LATIF lorong Teuku Umar no 4 Singaraja pukul 17.40 wita dihadiri oleh : 1. Hj. AMINAH binti H. ABDURRAHIM ( nenek ) 2. MARIYAM binti H. ABDURRAHIM. ( nenek ) 3. UMAR ALI bz.mewakili FATIMAH binti H. ABD. MADJID ( bibik ). 4. AISYAH binti H. ABD. MADJID ( bibik ) 5. ASIYAH binti H. ABD. MADJID ( bibik ) 6. H. MUHAMMAD NA’IM bin H ABD MADJID ( Paman ) 7. H. MUHAMMAD NATSIR bin H. ABDUL QADIR (paman ) 8. ABDURRAHIM bin H. CHALID ( Paman ). Sedangkan H.ABDUL QADIR bin H ABDURRAHIM berhalangan hadir dan diwakili oleh ABDUL LATIF bin ABDUL MU’IN (penyusun riwayat singkat ini). Setelah mendengar penjelasan tentang asal usul tanah waqaf beserta bangunannya dan mempertimbangkan manfaat dan mafsadatnya baik pada saat ini maupun dikemudian hari, dan demi utuhnya keluarga ahli waqaf khususnya maupun keluarga famili pada umumnya, Majlis musyawarah memutuskan : 1. Ikrar waqaf khusus bagi anak cucu dan bapak kami, diperluas menjadi “WAQAF TEMPAT IBADAH “ berbentuk Masjid atau Mushalla. 2. Tempat belajar membaca Al-qur’an, Kitab-kitab pelajaran agama Islam (Fiqih, Ubudiyah, Muamalah dan Munakahat) Ilmu pengetahuann umum,dan syiar islam. sepanjang tidak bertentangan dengan ajaran Islam. 3. Menunjuk Gurunya : H.MUH NATSIR bin H.ABDUL QADIR dan H.AHMAD MUHAZIR bin H.MUH QADIR dibantu oleh Guru-guru yang ada di Kampung Kajanan maupun luar kampung kajanan. 4. Menunjuk H.ABD LATIF bin H.ABD MU’IN menjajaki serta mengadakan persiapan seperlunya terutama yang menyangkut soal HUKUM WAQAF. Sejalan dengan amanat dan kepercayaan yang diberikan, maka ABD. LATIF menghubungi dan berkunsultasi secara terpisah, baik waktu maupun tempat pada para alim ulama,mubalig-mubalig dan para cendikiawan agama yang ada dan terpandang saat itu, antara lain : 1. K.H MURTADLA Guru agama dan Penghulu . 2. Ustadz H.ALI AKIB Guru agama di KAMPUNG BUGIS. 3. H. DJUNAIDI Guru pada madrasah “Al-Huda”di Pengastulan dan KUA Kecamatan Seririt. 4. H. SAIFULLAH Naib/Kepala KUA.kecamatan Sukusada di Pegayaman. 5. AHMAD BUJASIN ,Naib/kepala KUA di kecamatan Buleleng. 6. AHMAD MASKATI,Kasubsi Urais kantor departemen Agama kabupaten Buleleng. 7. ACHMAD MA’RUFF Kepala desa Kampung Kajanan, 8. K.H CHALILI Pengasuh Pesantren Kamasan Ampenan, Hasil dari konsultasi tergambar adanya pembolehan perubahan ikrar Waqaf atas dasar MUSYAWARAH AHLI WAQAF dengan mempertimbangkan Mana lebih banyak manfaatnya dengan mafsadatnya pada ahli waqaf saat ini dan dikemudian hari. Pada hari jum’at Sore tanggal 1 Sya’ban 1382 H bertepatan dengan tanggal 28 Desember 1962 pukul 17.50 wita, bertempat dirumah ABDUL LATIF lorong Teuku umar no 4 Singaraja, diadakan musyawarah yang dihadiri oleh; 1. Hj AMINAH binti H.ABDURRAHIM (Nenek ) 2. MARIYAM binti H.ABDURRAHIM (Nenek ) 3. A’ISYAH binti H.ABD MADJID (Bibik ) 4. AASIYAH binti H.ABD MADJID (Bibik ) 5. CHADIDJAH binti H.ABD MADJID (Bibik ) 6. UMAR ALI BAUZIR mewakili FATIMAH binti H.ABD MADJID (Bibik ) 7. H.MUH NA’IM bin H.ABD MADJID ( Paman ) 8. H.MUH NATSIR bin H.ABD QADIR ( Paman ) 9. Hj.MAHYAH binti H. ABD QADIR (Bibik ) 10. HAWANAH binti H.ABD QADIR ( Bibik ) 11. ABDURRAHIM bin H.CHALID ( Paman ) 12. H.MUH.USTMAN bin ABDUL MADJID bin ABU DARDA (Paman ) 13. ABDURRAHIM bin AHMAD RUSLAN bin ABDUL MADJID bin ABU DARDA mewakili ayahnya (AHMAD RUSLAN) 14. MUHAMMAD SA’ID bin DJAWAWI ( Paman ). Setelah penyampaian hasil konsultasi oleh ABDUL LATIF dengan para alim ulama’ sebagaimana tersebut diatas ,sesuai dengan amanat dan kepercayaan yang diembannya, maka majlis musyawarah mengulang dan memperkuat kembali ikrar waqaf keputusan musyawarah tahun 1956 dengan harapan segera diujudkan . Pada hari senen sore pada tanggal 1 Muharram 1385 H bertepatan dengan tanggal 3 Mei 1965 M pukul 17.40 wita bertempat dirumah ABDUL LATIF belakang gudang ESSER Jalan Patimura Gang Kapal Singaraaja diadakan musyawarah berkenaan dengan tumbangnya pohon sawo yang berada di dalam rumah waqaf pada hari Senin tanggal 27 Syawwal 1385 H bertepatan dengan tanggal 1 Maret 1965 M, musyawarah tersebut dihadiri oleh : 1. H.MUH. NA’IM bin H.ABDUL MADJID. 2. H.MUH. SAID mewakili ASIYAH binti H.ABD MADJID 3. CHADIDJAH binti H.ABDUL MADJID 4. IBRAHIM UMAR Bz mewakili ibunya FATHIMAH bt H.A. MADJID 5. H.MUH .NATSIR bin
Rumah Allah, Pusat Komunitas
Masjid bukan sekadar tempat sholat — ia adalah pusat peradaban Islam, tempat ilmu disebarkan, persaudaraan dijalin, dan jiwa disucikan bersama.
Waktu Sholat di BAITURRAHMAH
Dihitung berdasarkan koordinat GPS BAITURRAHMAH — bukan jadwal kota umum. Akurat untuk lokasi masjid ini.
| JUNI 2026 (15 DZUL HIJJAH 1447 s.d. 14 MUHARRAM 1448 ) | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| BAITURRAHMAH — (8° 6' 26.3" LS 115° 5' 16.89" BT GMT+7) Koordinat masjid | |||||||
| Tgl Masehi | Tgl Hijriah | Imsak | Shubuh | Dhuhur | Ashar | Maghrib | Isya' |
| 1 Juni 2026 | 04:06 | 11:22 | 14:40 | 17:11 | 18:24 | ||
| 2 Juni 2026 | 04:06 | 11:22 | 14:40 | 17:11 | 18:25 | ||
| 3 Juni 2026 | 04:06 | 11:22 | 14:41 | 17:11 | 18:25 | ||
| 4 Juni 2026 | 04:07 | 11:22 | 14:41 | 17:11 | 18:25 | ||
| 5 Juni 2026 | 04:07 | 11:22 | 14:41 | 17:11 | 18:25 | ||
| 6 Juni 2026 | 04:07 | 11:22 | 14:41 | 17:11 | 18:25 | ||
| 7 Juni 2026 | 04:07 | 11:23 | 14:41 | 17:12 | 18:25 | ||
| 8 Juni 2026 | 04:07 | 11:23 | 14:41 | 17:12 | 18:26 | ||
| 9 Juni 2026 | 04:08 | 11:23 | 14:41 | 17:12 | 18:26 | ||
| 10 Juni 2026 | 04:08 | 11:23 | 14:42 | 17:12 | 18:26 | ||
| 11 Juni 2026 | 04:08 | 11:23 | 14:42 | 17:12 | 18:26 | ||
| 12 Juni 2026 | 04:08 | 11:24 | 14:42 | 17:12 | 18:26 | ||
| 13 Juni 2026 | 04:08 | 11:24 | 14:42 | 17:12 | 18:27 | ||
| 14 Juni 2026 | 04:09 | 11:24 | 14:42 | 17:13 | 18:27 | ||
| 15 Juni 2026 | 04:09 | 11:24 | 14:43 | 17:13 | 18:27 | ||
| 16 Juni 2026 | 04:09 | 11:24 | 14:43 | 17:13 | 18:27 | ||
| 17 Juni 2026 | 04:09 | 11:25 | 14:43 | 17:13 | 18:27 | ||
| 18 Juni 2026 | 04:09 | 11:25 | 14:43 | 17:13 | 18:28 | ||
| 19 Juni 2026 | 04:10 | 11:25 | 14:43 | 17:14 | 18:28 | ||
| 20 Juni 2026 | 04:10 | 11:25 | 14:44 | 17:14 | 18:28 | ||
| 21 Juni 2026 | 04:10 | 11:26 | 14:44 | 17:14 | 18:28 | ||
| 22 Juni 2026 | 04:10 | 11:26 | 14:44 | 17:14 | 18:28 | ||
| 23 Juni 2026 | 04:10 | 11:26 | 14:44 | 17:15 | 18:29 | ||
| 24 Juni 2026 | 04:11 | 11:26 | 14:45 | 17:15 | 18:29 | ||
| 25 Juni 2026 | 04:11 | 11:26 | 14:45 | 17:15 | 18:29 | ||
| 26 Juni 2026 | 04:11 | 11:27 | 14:45 | 17:15 | 18:29 | ||
| 27 Juni 2026 | 04:11 | 11:27 | 14:45 | 17:15 | 18:30 | ||
| 28 Juni 2026 | 04:12 | 11:27 | 14:45 | 17:16 | 18:30 | ||
| 29 Juni 2026 | 04:12 | 11:27 | 14:46 | 17:16 | 18:30 | ||
| 30 Juni 2026 | 04:12 | 11:27 | 14:46 | 17:16 | 18:30 | ||
Gambar dibuat otomatis · Klik untuk membuka
Ingatkan jamaah agar sholat tepat waktu
Kirim jadwal BAITURRAHMAH ke grup WA, atau unduh gambarnya untuk kamu post ke Instagram Stories — langsung dari halaman ini.
Untuk IG Stories: unduh gambar → buka Instagram → unggah ke Stories → "Add to Story"
Tampilan Widget
Update otomatis setiap hari
Pasang widget ini di website masjidmu — jadwal sholat tampil otomatis setiap hari, tanpa perlu update manual. Cukup salin satu baris kode.
Salin kode ini, tempelkan di halaman website kamu:
Sesuaikan ukuran:
— QS. An-Nisa: 103
Arah Kiblat
Hadapkan Dirimu ke Arah Ini Sebelum Sholat
Arah kiblat dihitung dari koordinat menuju Ka'bah di Masjidil Haram, Makkah (21.4225°LU, 39.8262°BT).
115° 5' 16.89" BT
Kira-kira ke arah barat laut dari .
🟢 Jarum hijau = arah Ka'bah
Aktifkan kompas untuk rotasi otomatis
Lokasi & Arah
Temukan alamat lengkap dan petunjuk arah menuju BAITURRAHMAH
BAITURRAHMAH
Pengurus berganti — data keuangan harusnya tidak ikut hilang.
Ribuan DKM kehilangan catatan kas, laporan, dan daftar donatur saat pergantian pengurus. Taqmir menyimpan semua riwayat secara digital dan aman.
Pelajari Taqmir
Wujudkan Masjid Digital
yang Profesional & Terpercaya
Ribuan jamaah mencari informasi masjid secara online setiap hari. Pastikan BAITURRAHMAH hadir secara digital — dengan jadwal sholat akurat, pengumuman kegiatan, dan donasi online yang transparan. Semuanya gratis, dan aktif hanya dalam 1×24 jam.
Form klaim diisi di app.taqmir.com · Verifikasi & persetujuan oleh tim admin Taqmir · Proses aman & terenkripsi
Pengurus berganti — data keuangan harusnya tidak ikut hilang.
Ribuan DKM kehilangan catatan kas, laporan, dan daftar donatur saat pergantian pengurus. Taqmir menyimpan semua riwayat secara digital dan aman.
Jadikan masjid ini favoritmu. Dapatkan notifikasi jadwal, kegiatan, dan pengumuman penting langsung ke akunmu.
Masuk untuk Mengikuti0 jamaah mengikuti masjid ini
Hubungi pengurus BAITURRAHMAH langsung — tanya jadwal, info kegiatan, atau sampaikan saran.
BAITURRAHMAH?
Ulasan nyata dari jamaah yang pernah berkunjung
Belum Ada Ulasan
Jadilah yang pertama berbagi pengalamanmu di BAITURRAHMAH.
Ulasanmu sangat berarti bagi jamaah lain! 🤲
Pertanyaan tentang
BAITURRAHMAH
Jawaban atas hal-hal yang sering ditanyakan jamaah — tentang jadwal, donasi, galeri, dan cara ikut berkontribusi.
❓ Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
📖 Kenali Lebih Dalam
Ada yang ingin kamu tanyakan langsung kepada pengurus BAITURRAHMAH?
Kirim pesan — pengurus akan membalas ke nomor WhatsApp yang kamu cantumkan.
Tanyakan jadwal, kegiatan, info masjid, atau sampaikan saran dan masukan langsung ke pengurus BAITURRAHMAH.
Pesanmu langsung diterima pengurus masjid.