Logo AS-SYUHADA

AS-SYUHADA

Jl.Tukad Bulan Kampung Bugis Serangan Denpasar, Denpasar Selatan , Kota Denpasar, Bali

Berdiri 1700 ±150 Jamaah
Tentang Masjid

AS-SYUHADA

Asal Mula dan Sejarah Masyarakat Bugis di Pulau Serangan Serangan pada awalnya hanya berupa muntig (gundukan tanah) yang berada ditengah laut. Pada zaman dahulu, terjadi banjir besar dan banyak orang yang hanyut di Kerajaan Majapahit. Ada seseorang yang terdampar di muntig tersebut dan tidak ingat identitas dirinya, baik nama maupun daerah asal. Pada zaman itu nelayan dari desa Sanur, Nusa Dua dan desa lainnya yang dekat dengan Serangan biasa menangkap ikan disana. Mereka sangat kaget ketika menemukan orang yang sebelumnya tidak pernah ada disana. Ketika ditanya identitasnya, orang itu tidak menjawab dan kemudian orang-orang memanggilnya Jero Kampih.Karena tempat itu hanya berupa gundukan tanah saja, maka orang kampih itu tidak memiliki apa-apa selain pakaian yang melekat dibadannya, sehingga setiap orang yang melihatnya akan merasa iba. Apabila orang yang datang kesana pulang kerumahnya, dan pada saat balik ke tempat orang yang kampih itu, mereka membawa pakaian, makanan, alat-alat masak untuk diberikan kepada orang kampih tersebut sehingga lama kelamaan semakin banyak saja nelayan yang datang kesana, bahkan ada yang tinggal 1-2 hari disana dan kemudian menetap. Oleh karena orang-orang yang ke sana adalah orang-orang yang merasa iba atau kasihan, maka tempat tersebut diberi nama sira angen (sira=siapa,angen=iba). Siraangen berarti siapa yang merasa iba datang kesana. Dari siraangen lama-kelamaan menjadi serangan. Kampung Bugis merupakan satu-satunya kampung yang berada di Kelurahan Serangan. Awal mula keberadaan Kampung Bugis tidak terlepas dari kehadiran Belanda di Indonesia. Bugis adalah salah satu suku bangsa yang berasal dari Sulawesi Selatan, suku bangsa Bugis sudah dari dahulu kala terkenal dengan budaya maritimnya yang tinggi. Orang-orang Bugis tiba di Bali diperkirakan pada abad XVII. Pada waktu itu Sulawesi selatan (Makasar) telah dikuasai oleh VOC (Verenigde Ost Indische Compagnie) yang merupakan organisasi dagang milik kerajaan Belanda. Praktek monopoli yang dijalankan oleh VOC pada saat itu di Sulawesi Selatan menjadi sebab orang-orang Bugis keluar dari daerahnya. Orang orang Bugis terebut kemudian berlayar meninggalkan Sulawesi Selatan menuju daerah yang tidak dijajah Belanda. Akhirnya mereka tiba di sebuah pulau yang bernama Bali. Pada mulanya orang-orang Bugis oleh pihak Kerajaan Pemecutan ditangkap dan ditahan. Alasannya adalah bahwa orang-orang Bugis adalah pendatang ilegal dan dianggap mata-mata Belanda di Pulau Bali. Setelah pimpinan dari orang-orang Bugis tersebut menjelaskan bahwa mereka datang ke Bali untuk menghindari Belanda, Pihak Kerajaan Badung menerimanya dan memberikan mereka tinggal di wilayah Celagi Gendong. Ternyata pihak Kerajaan Badung tidak hanya menangkap orangorang Bugis saja. Orang-orang dari Pulau Madura, dibawah pimpinan Jayadiningrat (Seorang Pangeran Madura) pun ikut merasakan perlakuan yang sama. Konflik antara Kerajaan Badung dan Kerajaan Mengwi terus berlanjut, bahkan semakin lama tidak menemukan titik hubungan damai tanpa ada perang yang menyengsarakan rakyat kebanyakan. Maka pihak Kerajaan Badung menggunakan momen tersebut dengan melatih para tawanan (orang Bugis dan Madura) untuk dijadikan pasukan perang yang akan mengahadapi serangan dari kerajaan Mengwi. Orang-orang Bugis dan Madura sudah terkenal dengan kekuatan fisiknya yang kekar dan keberaniannya. Tidak salah bila Kerajaan Badung mempergunakan kelebihan-kelebihan mereka guna melawan serangan Kerajaan Mengwi. Pada akhirnya Kerajaan badung dapat mengalahkan kerajaan Mengwi lewat pertempuran yang dibantu oleh pasukan perang dari pasukan Bugis dan Madura. Sebagai wujud terima kasih Kerajaan Badung kepada orang-orang Bugis dan Madura yang telah membantunya menang dalam peperangan, maka, Raja Badung memberikan sebidang tanah seluas ½ hektar di Pulau Serangan yang masih didiami hingga kini. Moh. Ali Fadillah dalam buku yang berjudul warisan budaya Bugis di Pesisir Selatan Denpasar : Nuansa Sejarah Islam di Bali (1999 : 20) menyatakan bahwa kelompok-kelompok kecil pedagang Bugis memanfaatkan pelabuhan kecil di sebelah tenggara Kuta, di muara sungai Suwung di dekat sebuah pulau yang saat ini bernama Serangan. Badung telah mengekspor berbagai hasil bumi seperti beras, kopi, kelapa, minyak, dan juga budak dari beberapa pelabuhan, termasuk Serangan. Produkyang diekspor tersebut ditukar dengan candu, alat besi, kain India dan Eropa, serta tembakau dan berbagai barang porselin. Pada awal abad XIX, Badung di bawah pemerintahan Gusti Ngurah Made Pemecutan (1800-1810) ditaksir mempunyai penduduk berjumlah 110.000 jiwa dan 20.000 diantaranya merupakan orang asing yang terdiri dari orang Bugis,Melayu, Jawa, Cina, Arab, dan India. Penduduk asing yang terbesar jumlahnya adalah orang Bugis yang terutama yang bermukim di sekitar pelabuhan Kuta,Tuban, dan Serangan. Penduduk asing lain lebih memilih bermukim di pusat-pusat perdagangan dalam kota, tidak jauh dari Puri Pemecutan. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan adanya kelompok-kelompok pemukiman yang masih populer, yakni Kampung Jawa, Kampung Arab, dan Kampung Bugis yang umumnya berada di daerah pesisir sekitar pelabuhan. Berbeda dengan penduduk asing lainnya, orang Bugis memainkan peran ganda di Kerajaan Badung. Orang Bugis tidak hanya dikenal sebagai pengusaha perkapalan dan pedagang, tetapi juga dipercaya raja sebagai pasukan kerajaan. Rivalitas antara Kerajaan Mengwi, Jembrana, dan Badung menyebabkan Badung masuk dalam kancah peperangan. Peperangan yang dimaksud adalah peperangan melawan Kerajaan Mengwi dalam perebutan tapal batas di bawah masa pemerintahan Cokorde Pemecutan III (Gusti Ngurah Pemecutan) yang bergelar Batara Sakti. Orang Bugis di bawah pimpinan Puak Matoa (dalam tradisi Bali disebut juga Puak Gede) dibantu oleh komunitas Madura di bawah pimpinan Raden Sastroningrat ikut terlibat mempertahankan kedaulatan Bdung dalam menghadapi ekspansi Mengwi yang sudah dilakukan sejak akhir abad XVIII. Penghargaan yang diterima atas jasa-jasa yang telah didedikasikan adalah berupa hak istimewa dan beberapa konsesi untuk membangun pemukiman permanen. Komunitas Bugis dengan berbekal konsesi tersebut memilih mendiami Serangan, Suwung, Tuban yang merupakan pemukiman mereka sejak periode Gelgel. Komunitas lain seperti Madura, Jawa, dan beberapa orang Bugis yang telah berasimilasi disediakan Kepaon, sebuah kampung yang dikelilingi sawah warisan kerajaan yang subur.

Rumah Allah, Pusat Komunitas

Masjid bukan sekadar tempat sholat — ia adalah pusat peradaban Islam, tempat ilmu disebarkan, persaudaraan dijalin, dan jiwa disucikan bersama.


— Jl.Tukad Bulan Kampung Bugis Serangan Denpasar, Denpasar Se…
Berdiri sejak 1700
±150 jamaah aktif
1700
Tahun Berdiri
150
Jumlah Jamaah
300 m2
Luas Tanah
Wakaf
Status Tanah
187 m2
Luas Bangunan
3
Muazin
11
Khatib
40
Remaja Masjid
Jadwal Resmi Masjid Ini

Waktu Sholat di AS-SYUHADA

Dihitung berdasarkan koordinat GPS AS-SYUHADA — bukan jadwal kota umum. Akurat untuk lokasi masjid ini.

Koordinat spesifik masjid ini 8° 43' 32.37" LS, 115° 14' 6.29" BT · GMT+7 · JUNI 2026
JUNI 2026 (15 DZUL HIJJAH 1447 s.d. 14 MUHARRAM 1448 )
AS-SYUHADA — (8° 43' 32.37" LS  115° 14' 6.29" BT  GMT+7) Koordinat masjid
Tgl Masehi Tgl Hijriah Imsak Shubuh Dhuhur Ashar Maghrib Isya'
1 Juni 202615 Dzul Hijjah 144703:5604:0611:2114:3917:0918:23
2 Juni 202616 Dzul Hijjah 144703:5704:0711:2114:3917:0918:23
3 Juni 202617 Dzul Hijjah 144703:5704:0711:2114:3917:0918:23
4 Juni 202618 Dzul Hijjah 144703:5704:0711:2114:4017:1018:23
5 Juni 202619 Dzul Hijjah 144703:5704:0711:2214:4017:1018:23
6 Juni 202620 Dzul Hijjah 144703:5704:0711:2214:4017:1018:24
7 Juni 202621 Dzul Hijjah 144703:5704:0711:2214:4017:1018:24
8 Juni 202622 Dzul Hijjah 144703:5804:0811:2214:4017:1018:24
9 Juni 202623 Dzul Hijjah 144703:5804:0811:2214:4017:1018:24
10 Juni 202624 Dzul Hijjah 144703:5804:0811:2314:4117:1018:24
11 Juni 202625 Dzul Hijjah 144703:5804:0811:2314:4117:1018:25
12 Juni 202626 Dzul Hijjah 144703:5904:0911:2314:4117:1118:25
13 Juni 202627 Dzul Hijjah 144703:5904:0911:2314:4117:1118:25
14 Juni 202628 Dzul Hijjah 144703:5904:0911:2314:4117:1118:25
15 Juni 202629 Dzul Hijjah 144703:5904:0911:2414:4117:1118:25
16 Juni 202630 Dzul Hijjah 144703:5904:0911:2414:4217:1118:26
17 Juni 20261 Muharram 144804:0004:1011:2414:4217:1218:26
18 Juni 20262 Muharram 144804:0004:1011:2414:4217:1218:26
19 Juni 20263 Muharram 144804:0004:1011:2414:4217:1218:26
20 Juni 20264 Muharram 144804:0004:1011:2514:4317:1218:26
21 Juni 20265 Muharram 144804:0004:1011:2514:4317:1218:27
22 Juni 20266 Muharram 144804:0104:1111:2514:4317:1318:27
23 Juni 20267 Muharram 144804:0104:1111:2514:4317:1318:27
24 Juni 20268 Muharram 144804:0104:1111:2614:4317:1318:27
25 Juni 20269 Muharram 144804:0104:1111:2614:4417:1318:28
26 Juni 202610 Muharram 144804:0204:1211:2614:4417:1418:28
27 Juni 202611 Muharram 144804:0204:1211:2614:4417:1418:28
28 Juni 202612 Muharram 144804:0204:1211:2614:4417:1418:28
29 Juni 2026*13 Muharram 144804:0204:1211:2714:4517:1418:28
30 Juni 2026*14 Muharram 144804:0204:1211:2714:4517:1418:29
Sebarkan Jadwal Sholat
Klik Pratinjau

Gambar dibuat otomatis · Klik untuk membuka

Ingatkan jamaah agar sholat tepat waktu

Kirim jadwal AS-SYUHADA ke grup WA, atau unduh gambarnya untuk kamu post ke Instagram Stories — langsung dari halaman ini.

Untuk IG Stories: unduh gambar → buka Instagram → unggah ke Stories → "Add to Story"

Tampilan Widget

Update otomatis setiap hari

Punya website atau blog masjid?

Pasang widget ini di website masjidmu — jadwal sholat tampil otomatis setiap hari, tanpa perlu update manual. Cukup salin satu baris kode.

Salin kode ini, tempelkan di halaman website kamu:

<iframe src="https://dkm.or.id/dkm/widget/358610" width="300" height="460" frameborder="0" style="border-radius:16px;box-shadow:0 4px 24px rgba(0,0,0,.15);" title="Jadwal Sholat AS-SYUHADA"></iframe>
Jadwal otomatis update — tidak perlu maintenance apapun
Waktu sholat akurat berdasarkan koordinat AS-SYUHADA
Highlight "waktu berikutnya" otomatis dengan countdown
Bekerja di WordPress, Blogger, Wix, atau HTML biasa

Sesuaikan ukuran:

فَاِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلٰوةَ فَاذْكُرُوا اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِكُمْ ۚ فَاِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ ۚ اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا
"Apabila kamu telah menyelesaikan sholat, berdzikirlah kepada Allah baik ketika berdiri, duduk, maupun berbaring. Sesungguhnya sholat itu merupakan kewajiban yang waktunya telah ditentukan atas orang-orang mukmin."
— QS. An-Nisa: 103

Arah Kiblat

Hadapkan Dirimu ke Arah Ini Sebelum Sholat

Arah kiblat dihitung dari koordinat menuju Ka'bah di Masjidil Haram, Makkah (21.4225°LU, 39.8262°BT).

294°
dari utara (searah jarum jam)
Koordinat patokan
8° 43' 32.37" LS
115° 14' 6.29" BT

Kira-kira ke arah barat laut dari .

U S T B
🕋

🟢 Jarum hijau = arah Ka'bah
Aktifkan kompas untuk rotasi otomatis

Lokasi & Arah

Temukan alamat lengkap dan petunjuk arah menuju AS-SYUHADA

AS-SYUHADA
Alamat
Jl.Tukad Bulan Kampung Bugis Serangan Denpasar, Denpasar Selatan , Kota Denpasar, Bali
Kota / Kabupaten
Manajemen Masjid Digital

Pengurus berganti — data keuangan harusnya tidak ikut hilang.

Ribuan DKM kehilangan catatan kas, laporan, dan daftar donatur saat pergantian pengurus. Taqmir menyimpan semua riwayat secara digital dan aman.

Pelajari Taqmir
Taqmir.com — Platform Masjid Digital

Wujudkan Masjid Digital
yang Profesional & Terpercaya

AS-SYUHADA belum memiliki pengurus terdaftar

Ribuan jamaah mencari informasi masjid secara online setiap hari. Pastikan AS-SYUHADA hadir secara digital — dengan jadwal sholat akurat, pengumuman kegiatan, dan donasi online yang transparan. Semuanya gratis, dan aktif hanya dalam 1×24 jam.

100% Gratis selamanya Aktif dalam 1×24 jam Terverifikasi & terpercaya 10.000+ masjid terdaftar

Form klaim diisi di app.taqmir.com · Verifikasi & persetujuan oleh tim admin Taqmir · Proses aman & terenkripsi

Jadwal Sholat Digital
Waktu sholat akurat otomatis tampil di halaman masjid — jamaah tidak perlu bertanya lagi.
Donasi & Infaq Online
Terima donasi digital dengan laporan transparan. Tingkatkan kepercayaan jamaah & donatur.
Pengumuman & Kegiatan
Sebar informasi kajian, kegiatan ramadan, dan program sosial langsung ke jamaah Anda.
Manajemen Jamaah
Data jamaah terpusat, kelola struktur kepengurusan, dan pantau perkembangan masjid.
Laporan Keuangan
Rekap pemasukan & pengeluaran otomatis. Wujudkan pengelolaan keuangan masjid yang amanah.
Website Resmi Masjid
Profil masjid yang terindeks Google — mudah ditemukan oleh jamaah yang mencari masjid terdekat.
10.000+
Masjid Terdaftar
500K+
Jamaah Aktif
34
Provinsi
"Platform manajemen masjid paling lengkap di Indonesia."
Manajemen Masjid Digital

Pengurus berganti — data keuangan harusnya tidak ikut hilang.

Ribuan DKM kehilangan catatan kas, laporan, dan daftar donatur saat pergantian pengurus. Taqmir menyimpan semua riwayat secara digital dan aman.

Pelajari Taqmir
Favorit Masjid
Ikuti AS-SYUHADA

Jadikan masjid ini favoritmu. Dapatkan notifikasi jadwal, kegiatan, dan pengumuman penting langsung ke akunmu.

Masuk untuk Mengikuti

0 jamaah mengikuti masjid ini

Ada yang ingin ditanyakan?

Hubungi pengurus AS-SYUHADA langsung — tanya jadwal, info kegiatan, atau sampaikan saran.

Ulasan Jamaah
Apa Kata Mereka tentang
AS-SYUHADA?

Ulasan nyata dari jamaah yang pernah berkunjung

Belum ada ulasan
0 ulasan

Jadilah yang pertama memberikan ulasan untuk AS-SYUHADA. Ulasan Anda membantu jamaah lain menemukan masjid yang tepat.

Masuk & Beri Ulasan
Belum Ada Ulasan

Jadilah yang pertama berbagi pengalamanmu di AS-SYUHADA.
Ulasanmu sangat berarti bagi jamaah lain! 🤲

Panduan & Pertanyaan Umum

Pertanyaan tentang
AS-SYUHADA

Jawaban atas hal-hal yang sering ditanyakan jamaah — tentang jadwal, donasi, galeri, dan cara ikut berkontribusi.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

📖 Kenali Lebih Dalam

Kenapa jadwal di sini berbeda dari aplikasi lain?
Waktu adzan di masjid ini

Sebagian besar aplikasi jadwal sholat menggunakan waktu pusat kota — bukan lokasi masjid sesungguhnya. Jadwal yang kamu lihat di sini dihitung khusus dari koordinat AS-SYUHADA, sehingga hasilnya sesuai dengan waktu adzan yang benar-benar dikumandangkan di masjid ini.

Selisihnya mungkin terlihat kecil, 1–3 menit, tapi bagi jamaah yang menepati waktu adzan, itu cukup berarti. Kalau kamu berencana datang langsung ke masjid ini, jadwal di halaman ini adalah yang paling tepat dijadikan patokan.

Pasang jadwal sholat ini di website atau blog kamu
Update otomatis setiap hari

Kalau kamu punya website masjid, blog komunitas, halaman sekolah, atau bahkan link-in-bio — kamu bisa menampilkan jadwal sholat AS-SYUHADA langsung di sana. Cukup salin satu baris kode dari tab "Pasang di Website" di atas, tempelkan di halaman kamu, selesai.

Jadwal di widget itu update sendiri setiap hari — kamu tidak perlu menyentuhnya lagi. Pengunjung website kamu bisa langsung melihat waktu sholat hari ini, berikut countdown ke waktu berikutnya, tanpa harus membuka halaman lain.

Cocok untuk: website masjid, grup WhatsApp dengan halaman info, blog kajian, atau halaman komunitas warga.

Galeri ini dibangun oleh jamaah, untuk jamaah
Dokumentasi bersama

Foto-foto di galeri ini bukan dokumentasi resmi — melainkan kiriman dari orang-orang yang pernah hadir di AS-SYUHADA. Suasana sholat Jumat, kegiatan Ramadan, renovasi masjid, atau sekadar sudut arsitektur yang menarik perhatian.

Kalau kamu punya foto dari masjid ini dan ingin berbagi, kamu bisa mengunggahnya langsung dari halaman ini setelah masuk dengan akun Google. Nama kamu akan tercantum sebagai kontributor, dan foto kamu akan membantu orang lain yang belum pernah ke sini untuk mengenal masjid ini lebih dekat — sebelum mereka datang.

Donasi dari mana saja, kapan saja
Untuk jamaah di perantauan

Tidak semua jamaah yang peduli dengan AS-SYUHADA tinggal di dekat sini. Banyak yang sudah pindah kota, tapi masih merasa memiliki masjid ini — karena di sinilah mereka pernah sholat pertama kali, menikah, atau mengantar jenazah orang tua.

Fitur donasi ini hadir agar siapapun bisa tetap berkontribusi, dari mana saja, tanpa harus hadir secara fisik. Nominal berapapun, langsung masuk ke kas AS-SYUHADA. Progress yang ditampilkan adalah angka nyata dari target yang ditetapkan pengurus — bukan sekadar dekorasi.

Ulasan dari jamaah yang pernah ke sini
Pengalaman nyata

Sebelum memutuskan datang ke masjid baru — apalagi di kota yang belum kamu kenal — wajar kalau kamu ingin tahu lebih dulu. Fasilitas wudhunya seperti apa? Shaf-nya rapi? Kajiannya aktif? Pertanyaan-pertanyaan itu yang coba dijawab oleh ulasan di sini.

Semua ulasan ditulis oleh orang yang sudah login dengan akun Google, sehingga setiap pendapat yang kamu baca bisa dipertanggungjawabkan — bukan komentar anonim. Kalau kamu pernah sholat di sini, ulasan singkat dari kamu sangat berarti bagi jamaah lain yang sedang mencari tempat ibadah.

Pengingat waktu sholat langsung di HP kamu
Tidak perlu install apapun

Aktifkan notifikasi sekali, dan browser kamu akan mengingatkan waktu sholat sesuai jadwal AS-SYUHADA — langsung muncul di layar HP atau laptop kamu, bahkan saat kamu sedang membuka halaman lain.

Tidak perlu menginstal aplikasi. Tidak perlu mendaftar. Cukup klik "Aktifkan Notifikasi" di bagian atas halaman ini, lalu izinkan notifikasi dari browser. Kamu bisa mematikannya kapan saja dari pengaturan browser, tanpa perlu membuka halaman ini lagi.

Ada yang ingin kamu tanyakan langsung kepada pengurus AS-SYUHADA?
Kirim pesan — pengurus akan membalas ke nomor WhatsApp yang kamu cantumkan.

Lihat Jadwal Sholat
Kirim Pesan ke Pengurus
AS-SYUHADA

Tanyakan jadwal, kegiatan, info masjid, atau sampaikan saran dan masukan langsung ke pengurus AS-SYUHADA.

Pesanmu langsung diterima pengurus masjid.